Internasional

PM Mahathir: Sanksi AS pada Iran Melanggar Hukum Internasional

Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad

Doha, Mercinews.com – Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad menyatakan sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran melanggar piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan hukum internasional.

“Malaysia tidak mendukung penerapan kembali sanksi sepihak oleh AS terhadap Iran,” tegas Mahathir saat berbicara di Doha Forum yang juga dihadiri oleh Emir Qatar Tamim bin Hamad Al-Thani pada Sabtu (14/12).

Mahathir menegaskan, “Malaysia dan negara-negara lain telah kehilangan satu pasar besar karena sanksi terhadap Iran.

“Sanksi semacam itu jelas melanggar piagam PBB dan hukum internasional. Berbagai sanksi hanya bisa diterapkan oleh PBB sesuai dengan piagam itu,” papar Mahathir, dilansir Reuters.

Baca juga:  Darurat Virus Corona, Iran Bebaskan 85 Ribu Tahanan

PM Malaysia itu sangat vokal dalam mengkritik berbagai isu internasional. Mahathir menjadi salah satu pemimpin negara yang kerap mengkritik sejumlah kebijakan AS yang dianggap sewenang-wenang, termasuk dalam pengakuan AS bahwa Yerusalem sebagai ibu kota Israel.Mahathir juga mengecam pemindahan kedutaan besar AS ke Yerusalem dan berbagai upaya Israel mencaplok wilayah pemukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem.
Mahathir tidak segan mengecam berbagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan militer Myanmar terhadap etnik Muslim Rohingya. Dia beberapa kali terlibat saling kecam dengan para petinggi Myanmar. [m/]

Comments