Hukum

Polisi Tembak Mati Kurir Narkoba Malaysia-Aceh di Medan

Foto: Datuk Haris Molana-detikcom/ Kapolrestabes Medan Kombes Johnny Eddizon Isir dalam rilis kasus narkoba, Senin (3/2/2020)

Medan, Mercinews.com – Polisi mengungkap peredaran narkoba di kawasan Kota Medan, Sumatera Utara. Seorang kurir ditembak mati, sementara barang bukti 10 kg sabu dan 5.500 butir ekstasi disita.

Kapolrestabes Medan Kombes Johnny Eddizon Isir mengatakan pengungkapan ini merupakan rangkaian operasi yang dilakukan oleh Satnarkoba. Petugas menangkap sejumlah kurir bersama barang bukti narkoba.

“Kita berhasil mengungkap peredaran narkoba di Kota Medan. Kita berhasil menangkap sembilan orang tersangka dari empat jaringan. Satu diantaranya tewas ditembak karena melawan petugas saat pengembangan di kawasan Simalingkar,” kata Kombes JE Isir saat jumpa pers di RS Bhayangkara Jl. K.H. Wahid Hasyim, Medan, Senin (3/2/2020).

Baca juga:  Jerry Aurum Mantan Suami Denada Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

Isir menerangkan para tersangka merupakan jaringan Malaysia- Aceh- Medan serta juga Riau. “Barang bukti ini kita duga dari Malaysia yang di bawa melalui jalur laut ke Aceh, Medan dan Riau. Barang tersebut kemudian disebarkan di Kota Medan,” sebut Isir.

Isir menambahkan para tersangka perannya beda-beda. Ada pembawa, kurir hingga juga memiliki barang tersebut.

“Perannya beda-beda. Ada pembawa, kurir dan memiliki barang tersebut. Yang kita tembak mati ini berinisial MY, merupakan kurir penting dalam jaringan tersebut. Posisinya sangat berpengaruh,” ujar Isir.

Baca juga:  Hendak Kabur Bandar Narkoba Tewas Ditembak di Bener Meriah

Isir menuturkan pihaknya terus melakukan pengembangan terhadap jaringannya. “Kita fokus pengembangan pada jaringannya. Kita komit membasmi narkoba di Kota Medan,” ujar Isir.

Akibat perbuatannya, mereka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal pidana mati.

[m/]

Comments