Berita

Politikus PDIP Sarankan Jokowi Copot Sri Mulyani

Politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon. [Suara.com/Ria Rizka]

Jakarta, Mercinews.com – Politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon menyarankan agar Presiden Jokowi mencopot Sri Mulyani dari jabatan Menteri Keuangan.

Hal ini dikatakan Effendi dalam diskusi Polemik bertajuk “100 Hari Kabinet Jokowi-Maruf” di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta, Sabtu (8/2/2020).

“Ini harus dikoreksi. Saya tidak tahu Pak Jokowi begitu senangnya melihat Ibu Sri Mulyani. Menurut saya harus diganti agar ada kesegaran pasar,” ujar Effendi.

Effendi menilai, saat ini Indonesia masih defisit anggaran yang hampir mencapai Rp 400 Triliun.

Baca juga:  Jokowi 'Ancam' Pendukungnya jika Suara di Kaltim Kurang 70 Persen

Berdasarkan data, Kementerian Keuangan mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 tembus Rp 353 triliun. Defisit tersebut mencapai 2,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Ia menyebut salah satu faktor terhambatnya lanjut pertumbuhan karena likuiditas.

“Bicara likuiditas, anggaran dana ya. Inikan masalah. Kita defisit saja hampir Rp 400 triliun. Sementara salah satu faktor penyebab terhambatnya laju pertumbuhan itu karena likuiditas. Nah ini harus dikoreksi,” ucap dia.

Baca juga:  Jokowi: Saya Lihat Pak Prabowo Tak Percaya TNI

Karena itu, kata Effendi, Jokowi harus mengganti Sri Mulyani sehingga ada ‘kesegaran’ kondisi pasar khususnya di sektor keuangan. Sebab, kondisi pasar sedang landai.

“Ini masalahnya ada kesegaran pasar. Karena pasar ini sekarang sudah landai. Tidak ada lagi gairah pasar karena likuiditas,” katanya. [m/]

 

Sumber: Suara.com

Comments