Mercinews

Nasional

Polri: Densus 88 deteksi adanya jaringan ISIS dalam ricuh Papua

Densus 88 deteksi adanya jaringan ISIS dalam ricuh Papua - Polri: Densus 88 deteksi adanya jaringan ISIS dalam ricuh Papua
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Jakarta, Mercinews.com – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri mendeteksi berkembangnya paham radikalisme ISIS di Papua, bahkan organisasi itu diduga sudah mulai mengembangkan jaringannya dua tahun lalu di Tanah Papua.

“Cuma aktifnya lebih kurang satu tahun belakangan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Adanya keberadaaan kelompok teroris ISIS diketahui setelah Densus 88 menangkap pelaku yang berencana melakukan aksi teror di Polres Manokwari pada 2017 lalu.

Baca juga:  Ribuan warga Mimika Papua turun ke jalan suarakan anti-rasisme

“Sebelum dia melakukan aksinya, sudah ditangkap,” katanya.

ISIS yang berkembang di Papua, menurut dia, umumnya merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Densus mensinyalir organisasi ISIS aktif merekrut calon-calon anggotanya di beberapa wilayah di Papua Barat dan Papua, di antaranya Manokwari, Fakfak, Merauke dan Wamena.

Baca juga:  Pemuda Papua Turun ke Jalan di Yogyakarta Cari Orang yang Menusuk Rekannya

Dedi mengatakan, dari informasi intelijen, ISIS Papua melakukan teror dengan target anggota Polri.

“(ISIS) masih melakukan rekrutmen, kemudian penguasaan wilayah dan akan terus melakukan amaliyah dengan sasaran anggota polisi,” katanya. [m/]

 

Pewarta : Anita Permata Dewi
Uploader : Salahuddin Wahid

Sumber: Antara

Comments