Presiden Ebrahim Raisi Meninggal, Begini Proses Penggantian Pemimpin Iran

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Presiden Iran Ebrahim Raisi meninggal setelah helikopter yang membawanya jatuh di provinsi Azerbaijan Timur, Iran, pada Minggu sore.

Proses penggantian presiden Iran sudah diatur oleh konstitusi dan hukum Iran.

Proses Penggantian Presiden Iran

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Penunjukan Presiden Interim
Setelah kematian Presiden Ebrahim Raisi, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menunjuk Mohammad Mokhber (Wakil Presiden Pertama Iran) sebagai presiden interim.

Penunjukan presiden interim ini penting untuk memastikan kelangsungan pemerintahan dan stabilitas politik sementara proses pemilihan presiden baru disiapkan.

2. Pemilihan Presiden Baru
Konstitusi Iran mengatur bahwa pemilihan presiden baru harus diadakan dalam waktu 50 hari setelah kekosongan jabatan presiden.

Baca Juga:  Empat Korban Heli Berhasil Dievakuasi Lewat udara, Kapolda Jambi Minta yang Terakhir

Proses ini melibatkan Dewan Penjaga Konstitusi yang berperan penting dalam menyaring calon presiden untuk memastikan mereka memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh konstitusi Iran.

3. Dewan Penjaga Konstitusi
Dewan Penjaga Konstitusi terdiri dari ulama dan ahli hukum yang ditunjuk oleh Pemimpin Tertinggi dan pengadilan.

Mereka bertanggung jawab untuk memverifikasi dan menyetujui calon presiden sebelum pemilihan diadakan.

Dewan ini memainkan peran kunci dalam memastikan bahwa kandidat presiden sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip Republik Islam Iran.

4. Pemilihan dan Penetapan Presiden
Setelah Dewan Penjaga Konstitusi menyetujui calon presiden, pemilihan umum diadakan di seluruh negeri. Pemilih Iran yang memenuhi syarat akan memberikan suara mereka untuk memilih presiden baru.

Baca Juga:  Ini 7 Fakta Model Abby Choi Dimutilasi Eks Suami, tubuhnya dimasak dijadikan Sup

Setelah hasil pemilihan diumumkan, presiden terpilih akan dilantik dalam sebuah upacara resmi.

5. Peran Pemimpin Tertinggi
Pemimpin Tertinggi Iran memiliki pengaruh yang signifikan dalam proses politik dan penunjukan pejabat tinggi negara.

Meskipun presiden dipilih melalui pemilihan umum, persetujuan dan dukungan dari Pemimpin Tertinggi sangat penting bagi stabilitas pemerintahan baru.

Sebelumnya Puluhan ribu warga Iran pada Rabu (22/5/2024) berkumpul di jalan-jalan Ibu Kota Teheran untuk mengikuti prosesi pemakaman Presiden Ebrahim Raisi dan rombongan termasuk menteri luar negeri, yang tewas dalam kecelakaan helikopter tiga hari lalu.

Baca Juga:  Militer Israel dan Netanyahu Tak Mau Komentar Soal Serangan ke Iran

Orang-orang membawa foto Raisi saat berkumpul di dalam dan sekitar Universitas Teheran, lokasi Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei dijadwalkan memimpin doa.

Helikopter yang ditumpangi Raisi jatuh pada Minggu (19/5/2024) di lereng gunung berkabut di Iran utara. Ia sedang menuju Kota Tabriz setelah rombongannya menghadiri peresmian bendungan di perbatasan Iran-Azerbaijan.

Raisi, yang diperkirakan akan menggantikan Khamenei sebagai pemimpin agung, berusia 63 tahun saat nyawanya terenggut.

Kantor berita AFP melaporkan, di Teheran spanduk-spanduk besar berkibar dengan tulisan puja-puji untuk Presiden Ebrahim Raisi. (*)

Berita Terkait

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral
Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia
Erdogan: penolakan Israel untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza “merusak”
Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian
Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah
Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky
Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak
Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 00:46 WIB

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:57 WIB

Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:56 WIB

Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:41 WIB

Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:19 WIB

Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:49 WIB

Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:33 WIB

Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:55 WIB

Militer Rusia Serang area parkir pesawat Angkatan Bersenjata Ukraina

Berita Terbaru