Mercinews

Daerah

Ribuan pengungsi korban kerusuhan Wamena butuh bantuan

Gubernur Papua berdialog dengan para pengungsi di Kodim 1702/Jayawijaya-Jubi/Islami

Mercinews.com, Jayapura – Sekitar 5.500 pengungsi korban kerusuhan Wamena di markas Komando Distrik Militer 1702 Jayawijaya membutuhkan bantuan pakaian, makanan, dan barang-barang keperluan anak dan perempuan.

Komandan Distrik Militer 1702 Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto di Jayapura, Sabtu, mengatakan bahwa warga yang mengungsi di markas Kodim umumnya hanya membawa baju di badan saat berusaha menghindari dampak kerusuhan di Wamena Kabupaten Jayawijaya,

Sementara bantuan pangan pokok dari pemerintah untuk pengungsi korban kerusuhan Wamena, menurut dia, saat ini baru difokuskan ke satu posko pengungsian.

Baca juga:  Kapolri: Korban Tewas Rusuh Wamena Papua 26 Orang, 22 di Antaranya Pendatang

“Kami minta informasi ini disebarkan seluas-luasnya agar banyak pihak yang tergerak untuk membantu para korban yang kini tengah mengungsi,” katanya melalui telepon seluler.

“Bantuan dari Pemerintah Provinsi Papua hanya tersalur ke posko pengungsian Gedung Okumarek yang dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya,” ia menambahkan.

Komando Distrik Militer 1702 Jayawijaya, menurut dia, sampai sekarang hanya mengandalkan bantuan logistik yang masih tersedia di markas.

Baca juga:  Pura-pura mati, perantau Minang ini selamat saat terjadi kerusuhan di Wamena

“Pengungsi tidak mau ke Okumarek. Warga maunya di Kodim, sementara dapur lapangan Pemda ada di Okumarek,” katanya.

Selain makanan dan pakaian, ia menambahkah, pengungsi membutuhkan susu untuk balita, popok bayi, dan pembalut untuk perempuan. [m/]

Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor : Heru Dwi Suryatmojo

Comments
To Top