Afrika

Rusuh Besar, Afrika Selatan Tutup Kedubes di Nigeria

Foto: Reuters

Cape Town, Mercinews.comAfrika Selatan (Afsel) untuk sementara waktu memutuskan menutup kedutaannya di Nigeria. Langkah ini diambil menyusul kekerasan terhadap bisnis warga negara asing di Nigeria. Sementara Nigeria sendiri telah mengumumkan rencana untuk mengevakuasi warga negaranya dari wilayah Afsel.

Menteri Luar Negeri Afsel, Naledi Pandor mengatakan, kedutaan ditutup sementara setelah ancaman menyebabkan kekhawatiran akan keselamatan staf. “Ada Afrophobia yang kami rasa ada, ada kebencian dan kami perlu mengatasinya,” Pandor mengatakan kepada kantor berita Reuters, Kamis (5/9/2019).

Baca juga:  Situasi Hong Kong semakin kacau, Muncul Api, Gas Air Mata, dan Molotov

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Afsel, Lunga Ngqengelele mengkonfirmasi, bahwa misi diplomatik di kota-kota Nigeria, seperti Lagos dan Abuja telah ditutup sejak Rabu. Pengumuman ini menandakan memburuknya hubungan diplomatik antara kedua negara Afrika.

Kementerian Luar Negeri Nigeria mengatakan, Air Peace, sebuah maskapai penerbangan komersial, telah menawarkan untuk mengirim pesawat terbang pada hari Jumat untuk mengevakuasi warga negara yang bersedia untuk kembali secara “gratis”.

“Masyarakat umum dengan ini disarankan untuk memberi tahu kerabat mereka di Afrika Selatan untuk mengambil keuntungan dari sikap terpuji ini,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Nigeria, Ferdinand Nwonye, Rabu.

Baca juga:  ISIS bunuh 18 tentara di Afrika Barat

“Karena itu, orang Nigeria yang berminat disarankan untuk bekerja sama dengan Komisi Tinggi Nigeria di Pretoria dan Konsulat Jenderal Nigeria di Johannesburg untuk pengaturan lebih lanjut yang diperlukan,” lanjut pernyataan itu. [m/]

 

Comments