Internasional

Saling Balas Serangan, Netanyahu pada Jihad Islam: Hentikan Serangan atau Hancur!

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu melemparkan ancaman kepada Jihad Islam di Gaza, Palestina. Foto/Reuters

Tel Aviv, Mercinews.com– Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu melemparkan ancaman kepada Jihad Islam di Gaza, Palestina. Netanyahu meminta Jihad Islam untuk menghentikan serangan. Jika tidak, maka Israel akan meningkatkan serangan.

Ancaman ini datang ditengah meningkatnya intensitas serangan baik dari Israel ke Gaza, ataupun sebaliknya Dari Gaza Ke Israel, sebagai dampak atas tewasnya kematian komandan lapangan Jihad Islam, Baha Abu Al-Atta. Al-Atta meninggal dalam serangan yang dilancarkan oleh Israel, kemarin.

“Mereka punya satu pilihan, untuk menghentikan serangan ini atau menghadapi lebih banyak dan lebih banyak serangan. Pilihan ada di tangan mereka,” kata Netanyahu, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (13/11/2019).

Baca juga:  Arab Dukung Rencana Perdamaian Trump, Erdogan Sebut Arab Pengkhianat

Netanyahu sebelumnya mengisyaratkan akan adanya perang panjang di Gaza dengan kelompok Jihad Islam. Netanyahu menuturkan, pertempuran yang pecah dengan Jihad Islam, terbukti akan berlarut-larut dan akan memakan waktu yang panjang.

“Israel tidak tertarik pada eskalasi, tetapi kami akan melakukan segala yang diperlukan untuk melindungi diri kami sendiri. Ini bisa memakan waktu. Yang dibutuhkan adalah stamina dan sikap dingin,” ucapnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh meminta Israel untuk menghentikan serangan di Jalur Gaza. Shtayyeh juga meminta bantuan PBB untuk turut mendesak Israel agar menghentikan serangan.

Baca juga:  Polisi Israel Tahan Menteri Palestina Fadi al-Hadami di Yerusalem

Sebelumnya, Israel dihujani roket pasca mereka mengumumkan berhasil menewaskan komandan kelompok Jihad Islam Palestina, Baha Abu al-Ata, dalam sebuah serangan. Sekitar 50 roket diluncurkan dari Jalur Gaza ke Israel.

Salah satu roket tersebut menghantam jalan raya di Israel. Momen tersebut berhasil ditangkap oleh kamera CCTV dan diunggah oleh akun Twitter anchor stasiun televisi i24News, Nurit Ben, Selasa (12/11/2019).

[m/]

Comments