Peristiwa

Subhanallah! Rumah Guru Mengaji ini selamat dari Kebakaran hebat

Rumah Guru Mengaji selamat dari Kebakaran hebat, 385 Rumah lainnya ludes terbakar

Tolitoli, Mercinews.com – Musibah kebakaran hebat melanda pemukiman penduduk di  Kelurahan Sidoarjo, Baolan Kabupaten Tolitoli, Ahad (2/2/2020). Sijago merah menghanguskan sedikitnya 385 rumah warga.

Pemukiman yang terletak di pesisir pantai pelabuhan Dede itu dihuni mayoritas nelayan. Seluruh rumah yang terbakar berbahan dasar serba kayu, rumah panggung dengan dinding kayu.

Ditengah-tengah musibah, perasaan warga pun campur aduk. Derita kehilangan tempat tinggal pastinya menorehkan duka dan beban yang membutuhkan uluran tangan dari semua pihak.

Pun diluar dugaan, ditengah-tengah puing-puing sisa kebakaran itu, masih terlihat bediri utuh dua rumah kayu yang berdekatan, nyaris tidak dijilat api sama sekali.

Baca juga:  Kompleks Pesantren Nur Yaqdhah Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan Terbakar

“Subhanallah, Allahu Akbar, kuasa allah rumah itu tidak terbakar, padahal berada ditengah-tengah rumah yang terbakar,” ucap Lusi warga yang menyaksikan itu seperti dilandir dari metrosulteng.com, Senin (3/2).

Menurut keterangan warga setempat, rumah itu adalah rumah milik imam sakaligus guru mengajii diwilayah itu.

Wulandari Bantilan, warga setempat mengatakan, dirinya mengetahui informasi jika rumah tersebut adalah rumah guru mengaji yang juga sebagai nelayan.

Tambah Wulandar, guru mengaji itu menurut cerita warga setempat memiliki kebiasaan setiap bulan ramadhan dan lebaran suka membagi-bagikan ikan hasil melaut kepada warga yang membutuhkan secara gratis.

BUTUH ULURAN TANGAN

Akibat kebakaran di Tolitoli saat ini sebanyak 1.500 jiwa mengungsi ditenda-tenda darurat.

Baca juga:  Arus Pendek Listrik Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Dayah Babul Huda 

Sebanyak 525 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan satu warga dinyatakan meninggal.

Pemda Tolitoli telah menetapkan 14 hari ke depan masa tanggap darurat.

Data yang diperoleh dari Lazismu Tolitoli, saat ini ada pengungsi di beberapa titik. Masing-masung di 2 tenda BNBP, tenda masyarakat dan masjid terdekat.

Para pengungsi membutuhkan makanan dan minuman, baju layak pakai, selimut, masker juga perlengkapan anak sekolah.

Sebelumnya tayang dengan judul rumah guru mengaji utuh di tengah puing-puing sisa kebakaran 385 rumah di Tolitoli.

(Metro sulteng)

Comments