Daerah

Tiga Tukang Ojek Tewas Ditembak KKB di Kabupaten Intan Jaya Papua

Keluarga dan kerabat dibantu petugas mengidentifikasi salah satu jenazah korban penembakan bernama LS (25) di RSUD Mimika, Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu (26/10/2019).

Intan Jaya, Mercinews.com – Tiga tukang ojek menjadi korban pembunuhan di Kampung Pugisiga Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Mereka dibunuh dengan cara ditembaki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Jumat (25/10/2019) sekitar pukul 10.55 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal menceritakan, awal mula diketahuinya ada tiga tukang ojek meninggal. Saat itu, saksi bernama Titus Kobogau datang ke kediaman Bupati untuk melaporkan informasi kepada Bupati Intan Jaya, telah terjadi pembunuhan tiga orang tukang ojek di kampung Pugisiga.

“Pukul 12.30 WIT, setelah mendapat informasi tersebut Bupati melakukan pertemuan terbatas antara Pemda dan aparat keamanan, menyakut informasi yang di sampaikan oleh saksi,” kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/10/2019).

Saksi Melaporkan ke Bupati Intan Jaya
Kemudian, Bupati Intan Jaya membuat tim untuk melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut. Lalu, pukul 15.00 WIT pengurus ojek atas nama Samsul melakukan pertemuan anggota ojek di halaman Kantor Koramil dan mendata kembali personel ojek.

Baca juga:  Aceh Tidak Bisa Jadi Contoh yang Baik Karena daerah termiskin di Sumatera

Setelah dilakukan pendataan, diketahui tiga personel ojek yakni Risal (31), Harianto (31) dan Lasoni (25) tidak berada di tempat. Dari keterangan teman korban, ketiganya terakhir dilihat sedang mengantar penumpang ke arah Pugisiga.

“Pukul 16.00 WIT, anggota mendapat Informasi dari Titus melalui via telepon bahwa ketiga tukang ojek tersebut sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kampung Pugisiga,” ucapnya.

“Lalu, pukul 19.14 WIT telah berangkat dua unit mobil merk Hilux dalam rangka penjemputan korban di Kampung Pugisiga Distrik Hitadipa, jarak tempuh ke Kampung Pugisiga kurang lebih 2 jam, hanya menggunakan motor. Sehingga, korban dibawa masyarakat dengan cara di gotong sampai di jembatan Hitadipa,” sambungnya.

Sekitar pukul 19.43 WIT, setelah tiba di Distrik Hitadipa tepatnya di Jembatan Hitadipa. Masyarakat Kampung Pugisiga langsung menyerahkan jenazah tersebut kepada pihak penjemputan.

Baca juga:  Baku Tembak Selama 5 Jam di Papua, Satu Anggota TNI Gugur, asal Aceh Selatan

“Pukul 20.16 WIT, jenazah tiba di RS Kabupaten Intan Jaya, di kampung Yokatapa Distrik Sugapa dan selanjutnya dilakukan visum oleh tim dokter. Pada pukul 21.05 WIT, Bupati Kabupaten Intan Jaya tiba di RS Kabupaten Intan Jaya dan langsung melihat kondisi korban,” ucapnya.

Luka Tembak di Kepala dan Tusuk di Dahi
Kamal mengungkapkan, dua orang korban mengalami luka tembak di bagian kepala dan satu korban mengalami luka tusuk dibagian dahi. Saat ini, ketiga jenazah di semayamkan di RSUD Kabupaten Intan Jaya.

“Direncanakan jenazah akan di berangkatkan ke kampung halamannya masing-masing yang di kawal oleh personil Polsek Sugapa dan pihak pemerintah daearh dengan biaya di tanggung sepenuhnya oleh pemerintah Kabupaten Intan Jaya,” ungkapnya.

“Saat ini tim gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku kelompok kriminal bersenjata wilayah Intan Jaya,” tutupnya. [m/]

Comments