Mercinews




Tukang Bakso di Kediri Jual Istri untuk Threesome, Pelanggannya Teman Sendiri

Dian Tri Susilo (kaus merah)/Foto: Deny Prastyo Utomo

Surabaya, Mercinews.com – Seorang tukang bakso di Kediri menjual istri dengan menawarkan layanan seks threesome. Yang menjadi pelanggan pertama ternyata teman sendiri.

Tukang bakso itu bernama Dian Tri Susilo (20). Kini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Mapolrestabes Surabaya setelah tertangkap basah hendak melakukan aksi threesome di sebuah kamar hotel di Kota Pahlawan.

“Yang pertama itu teman saya sendiri. Kedua orang Kediri tapi nggak kenal,” ujar Dian saat rilis yang digelar Polrestabes Surabaya, Rabu (14/8/2019).

Kepada polisi, Dian mengaku sudah tiga kali menjual sang istri dengan menawarkan layanan seks bertiga. Yang pertama kepada teman sendiri. Kemudian kepada orang Kediri lainnya. Layanan tersebut dilakukan di rumah tempat mereka tinggal. Aksi tersebut terbilang nekat karena mereka masih tinggal bersama orang tua.

Baca juga:  Tolak Kibarkan Bendera Merah Putih, Asrama Mahasiswa Papua Digeruduk Warga

“Sudah tiga kali. Yang dua kali di rumah (Kediri). Menerima layanan threesome di rumah. Pas orang tua pergi bersama anak,” ujar Dian.

Dalam layanan seks bertiga di Kediri, Dian hanya memasang tarip Rp 100 ribu. Ia sempat merasa cemburu saat melihat sang istri melakukan hubungan badan dengan temannya sendiri. Namun rasa itu ia buang jauh-jauh karena merasa membutuhkan tambahan uang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Ya Cemburu,” terang Dian.

Ironinya lagi, sang istri tengah hamil 4 bulan.

“Yang membuat miris istrinya hamil 4 bulan dan masih berumur 16 tahun,” kata Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni, Rabu (14/8/2019).

Baca juga:  Dokter Nyatakan Paru-paru Wali Kota Surabaya Risma Sempat Bermasalah

Pria penjual bakso itu bernama Dian Tri Susilo (20) warga Balong Jeruk, Kediri. Berdasarkan pengakuan Dian, Ruth menjelaskan bahwa pelaku menjual istrinya di sebuah grup facebook.

Dalam layanan threesome ketiga di Surabaya, Dian memasang tarif Rp 2 juta. Namun saat pasutri itu hendak memberikan layanan seks terhadap seorang pelanggan, petugas dari Polrestabes Surabaya melakukan penggerebekan di sebuah kamar hotel di Jalan Diponegoro.

Atas perbuatan tersebut, Dian terancam terjerat Pasal 2 UU RI No 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdangangan Orang (TPPO). Kemudian Pasal 296 KUHP dan Pasal 506 KUHP atau mencari keuntungan dari pelacuran perempuan.

 

Sumber: detikcom

 

 

Comments