Peristiwa

Turis Spanyol tewas kena baling-baling perahu motor di Sabang

Petugas bersama warga dan wisatawan saat mengevakuasi turis asal Spanyol yang terkena baling-baling di Iboih, Kota Sabang, Kamis (22/8/2019). Antara Aceh/Ist

Banda Aceh, Mercinews.comTuris Spanyol dilaporkan tewas setelah terkena baling-baling perahu motor saat menyelam di antara perairan Pantai Iboih dan Pulau Rubiah, Sabang, Pulau Weh.

Kapolres Sabang AKPB Syahrul melalui Kapolsek Sukakarya Iptu Zulkifli Daud yang dihubungi Banda Aceh, Jumat, mengatakan, korban bernama Francisco Javier Garvia (53) dengan nomor paspor PAJ251843.

“Korban meninggal dunia saat hendak dievaluasi ke Puskesmas Gampong Iboih karena kehabisan darah setelah mengalami luka di bagian badan kiri pada Kamis (22/8/2019) sekitar pukul 20.00 WIB,” kata Kapolsek.

Kejadian berawal ketika perahu motor dikemudikan Muchtar (39), warga Jurong Cot Damar Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, menabrak seorang sedang menyelam atau snorkeling.

Baca juga:  Delegasi Jabatan Penerangan Malaysia Studi Banding Perkembangan KIG di Aceh

Usai menabrak, Muchtar berusaha menolong korban yang berdarah. Namun, karena sendirian dan tidak sanggup, Muchtar meminta pertolongan kepada seseorang bernama Rajab yang melintas di sekitar tempat kejadian.

Kemudian, keduanya mengevaluasi korban ke daratan dan meminta pertolongan kepada orang lain. Namun, lokasi tersebut tidak bisa dilalui kendaraan bermotor, sehingga korban dibawa ke Dermaga Teupin Layeu dengan perahu motor.

Di dermaga tersebut, korban sempat mendapat pertolongan pertama oleh turis asing yang juga seorang dokter sambil menunggu ambulans membawa korban ke Puskesmas terdekat.

Baca juga:  BPK Sabang Akan bangun jembatan antarpulau di Pulo Aceh

“Beberapa saat kemudian, ambulans tiba dan langsung membawa korban ke Puskesmas Iboih. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan diduga karena kehabisan darah,” sebut Kapolsek.

Kapolsek menyebutkan, korban mengalami luka di bagian kiri badan dekat lengan kiri. Luka kemungkinan disebabkan baling-baling dikemudikan Muchtar.

“Kepolisian sudah memeriksa dan meminta keterangan yang bersangkutan. Sedangkan jenazah korban dibawah ke rumah sakit di Kota Sabang, karena Puskesmas Iboih tidak memiliki kamar mayat,” pungkas Iptu Zulkifli Daud.

Editor : Heru Dwi Suryatmojo

Comments