Mercinews

Nasional

Viral Hoax Zionis Israel Sebar HIV-AIDS di Pembalut Wanita

Hoaks pembalut berisi virus HIV. Foto: Tangkapan layar Facebook

Jakarta, Mercinews.com – Di media sosial beredar informasi yang menyebut kalau ada produk pembalut dari Israel berisikan Human Immunodeficiency Virus (HIV). Informasi tersebut mengimbau agar netizen khususnya menghindari pembalut dengan “barcode 729”.

“Wartawan Palestina membocorkan strategi pemerintah zionis Israel untuk menebar VIRUS AIDS disetiap pembalut wanita… Dimana lazimnya kaum hawa saat ini, selalu menggunakan pembalut saat haid. Ketika itulah virus akan menebar dan bercampur darah saat digunakan dalam waktu yang melebihi 30 menit. Akhirnya virus HIVpun akan menjangkiti pengguna,” tulis potongan pesan yang ramai dibagikan di Facebook.

Baca juga:  Menkominfo: KPU Masih Diserang Hoaks Pilpres

Satu halaman Facebook yang mengunggah pesan pada Rabu (3/7/2019) mendapat banyak reaksi yang hingga Kamis (11/7/2019) sudah dibagikan ulang lebih dari 31 ribu kali dan 2.000 komentar.

“Amiin semoga Allah selalu melindungi kita terima kasih informasi nya,” komentar akun An**.

“Info dong bagi yg tau klo mau lihat kode produk nya gimana? Karna saya mau memberi tahu ini ke keluarga saya demi keselamatan,” komentar pengguna Facebook lainnya.

Terkait hal tersebut Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Profesor DR dr Samsuridjal Djauzi, SpPD-KAI, FACP, pernah mengkonfirmasi kalau ini adalah berita hoax. HIV termasuk virus yang rentan tak bisa bertahan lama dalam arti akan segera mati bila keluar dari tubuh.

Baca juga:  22 Media Massa dan Google Lawan Hoax, Luncurkan Cekfakta.com

“Isu-isu seperti makanan atau pembalut yang terkontaminasi HIV seperti itu tidak masuk akal sama sekali,” ungkap Prof Samsuridjal.

Beberapa halaman pencari fakta seperti Stop Hoax, Indonesian Hoaxes, serta Forum Anti Fitnah Hasut dan Hoax (FAFHH) juga mengkonfirmasi bahwa kabar pembalut tercemar HIV ini adalah hoax.

 

Sumber: detikcom

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.