Internasional

Warga Palestina di Penjara Israel Mengalami Penyiksaan

Tahanan Palestina berada di Penjara Al Naqab, Israel, 15 Januari 2020. Foto/Palinfo

Gaza, Mercinews.com – Palestinian Prisoners’ Society (PPS) menyatakan 95% warga Palestina di penjara-penjara Israel mengalami penyiksaan.

Data ini dirilis PPS menjelang Hari Internasional untuk Mendukung Korban Penyiksaan yang diperingati setiap 26 Juni.

“Israel menerapkan berbagai cara untuk menyiksa tahanan secara fisik dan psikologis, melalui sistem kekerasan komprehensif,” ungkap pernyataan PPS.

“Para tahanan menjadi target pengurangan tidur melalui interogasi terus menerus hingga 20 jam, menghentikan sirkulasi darah mencapai kepala mereka, menutupi kepala mereka dengan kantong kotor, serta terus menerus dipukuli, ditampar, ditendang, pelecehan lisan dan penghinaan secara sengaja,” papar PPS, dilansir Memo.

Baca juga:  Garda Revolusi Iran Benarkan Latihan Perang untuk Hadapi Musuh

Otoritas Israel juga mengancam para tahanan dengan penangkapan, pelecehan seksual dan membunuh anggota keluarga mereka, serta menghancurkan rumah-rumah mereka.

Jumlah warga Palestina di penjara-penjara Israel saat ini sekitar 5.000 orang.
Berbagai tindak kekerasan terhadap warga Palestina sering luput dari sanksi hukum internasional. Amerika Serikat sebagai aliansi Israel selalu menghalangi upaya internasional menerapkan sanksi pada Israel.

Baca juga:  Perdana Menteri Israel Netanyahu: Tidak Ada Pilihan Selain Hancurkan Hamas

Saat ini Israel meluncurkan rencana pencaplokan wilayah pemukiman di Tepi Barat yang merupakan tanah Palestina.

[m/]

Comments