Mercinews

Asia Pasifik

WSFN Mengutuk Sikap Kekerasan Aparat Polisi RI terhadap Aksi Damai Mahasiswa Aceh

WSFN Mengutuk Keras Sikap Kekerasan Aparat Polisi RI terhadap Aksi Damai Mahasiswa
WSFN Mengutuk Sikap Kekerasan Aparat Polisi RI terhadap Aksi Damai Mahasiswa Aceh

Mercinews.com – Pembungkaman terhadap demokrasi, hak bersuara di Aceh kembali terjadi.

Apa berlaku terhadap mahasiswa Aceh dalam menyampaikan pendapat mereka terhadap implementasi MoU Helsinki yang belum terealisasi adalah bukti nyata bahwa Indonesia masih alergi dengan aksi-aksi pro demokrasi.

Padahal kita semua mengatahui bahwa mahasiswa berunjuk rasa agar para DPRA supaya lebih serius dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat di parlemen.

Untuk itu mahasiswa mengibarkan Bendera Bintang Bulan yang menjadi kebanggaan Bangsa Aceh karena sampai saat ini tidak ada satu keputusan dari Pemerintah Indonesia agar Qanun (Undang-Undang) Bendera Aceh dapat dilaksanakan.

Malah realita di lapangan saat ini dapat kita lihat bersama bahwa Pemerintah RI sangat tidak serius menjalankan implementasi MoU Helsinki dengan berbagai dalih.

Baca juga:  Massa Bakar Bus dan Jeep Milik TNI di parkir Lapangan Tembak Senayan

Hal yang paling memprihatinkan bagi kami, saat ini kita semua mengatahui bahwa aparat kepolisian RI menunjukkan arogansinya terhadap aksi damai mahasiswa.

Kami sangat menyesalkan ada korban mahasiswa yang lengannya patah.

Apakah ini ini yang dinamakan kebebasan dan demokrasi?

Untuk itu, kami dari World Solidarity for Forgotten Nations (WSFN) sebagai organisasi non pemerintah (NGO) yang berjuang untuk kebebasan, demokrasi dan anti diskriminasi mengutuk keras penangkapan mahasiswa Aceh yang melakukan aksi damai kepada wakil rakyat.

Berangkat dari pengalaman masa konflik dulu, saat aktivis diperlakukan secara biadab dengan alasan makar maka saat ini mahasiswa yang menyampaikan sikap yang didasari oleh Undang-Undang Pemerintah Aceh juga masih diperlakukan secara biadab oleh aparat kepolisian RI.

Baca juga:  BRA Minta Pemerintah Realisasikan Butir MoU Helsinki antara RI-GAM

Maka kami atas nama Solidaritas WSFN tidak dapat menerima sikap RI dalam menyelesaikan persoalan Aceh dan Kami mendukung penuh hak-hak Bangsa Aceh diperjuangkan ke tingkat internasional.

 

World Solidarity for Forgotten Nations (WSFN) adalah organisasi nonpemerintah bermarkas di Brisbane Australia, dan juga memiliki kantor regional di Thailand. Kami berjuang mengkampanyekan penegakan demokrasi, HAM, kebebasan berserikat, anti diskriminasi dan rasial, serta hak-hak politik bagi minoritas di Indonesia.

Comments