Zelenskyy Desak Sekutu Barat agar Rusia Lakukan Perundingan Damai

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

Kyiv, Mercinews.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Senin (27/5/2024) mendesak negara-negara Barat agar Rusia melakukan perundingan damai.

Pasalnya, Rusia terus melakukan invasi hingga telah merebut dua desa lagi sebagai bagian dari serangannya di Ukraina timur.

“Kita perlu mengintensifkan kerja sama dengan mitra kita untuk mencapai lebih banyak keamanan dan paksaan nyata Rusia terhadap perdamaian dengan segala cara,” kata Zelensky dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, dikutip dari AFP pada Selasa (28/5/2024).

Di sisi lain, Ukraina telah menekan para pendukungnya terutama Amerika Serikat untuk mengizinkan negara itu menggunakan senjata jarak jauh yang mereka pasok untuk mencapai sasaran di wilayah Rusia.

Washington dan sekutu lainnya enggan mengizinkan Kyiv melakukan serangan di perbatasan karena takut hal itu dapat menyeret mereka lebih dekat ke konflik langsung dengan Rusia yang memiliki senjata nuklir.

Baca Juga:  Rusia: Kyiv sedang mempersiapkan provokasi, terkait amunisi zat beracun

Sebelumnya, Rusia pada hari Senin mengeklaim telah merebut dua desa lagi di Ukraina timur. Yakni tempat serangan terhadap sebuah hypermarket di Kharkiv, kota terbesar kedua di negara itu hingga menewaskan 17 orang pada hari Sabtu (25/5) Serangan baru di kawasan industri di kota itu juga menewaskan seorang wanita pada hari Senin, kata pihak berwenang.

Baca Juga:  Begini Cara Lupakan Mantan dan Rasa Sakit Akibat Putus Cinta

Serangan terpisah Rusia terhadap desa Snigurivka di wilayah Mykolaiv, Ukraina selatan, menyebabkan tiga orang tewas, termasuk dua remaja, dan melukai enam lainnya.(mc)

Berita Terkait

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral
Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia
Erdogan: penolakan Israel untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza “merusak”
Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian
Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah
Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky
Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak
Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 00:46 WIB

Ukraina dan Jepang menandatangani perjanjian jaminan keamanan bilateral

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:57 WIB

Pengadilan Kota Balashikha menerima kasus suap terbesar dalam sejarah Rusia

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:56 WIB

Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:41 WIB

Seimas Lituania menyetujui wajib militer untuk dinas militer sepulang sekolah

Kamis, 13 Juni 2024 - 22:19 WIB

Trump dapat membatalkan perjanjian keamanan yang akan ditandatangani Biden dan Zelensky

Kamis, 13 Juni 2024 - 13:49 WIB

Kebakaran hebat terjadi di gudang kilang minyak di Erbil Irak

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:33 WIB

Thailand telah umumkan keinginannya untuk menjadi anggota BRICS

Kamis, 13 Juni 2024 - 01:55 WIB

Militer Rusia Serang area parkir pesawat Angkatan Bersenjata Ukraina

Berita Terbaru