SURA dan Pang Sumatera Serukan Perlawanan Atas Penutupan Tambang Rakyat di Rantau Peureulak

Banda Aceh, Mercinews.com -Mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka, Pang Sumatera, dan organisasi Suara Rakyat Aceh menyatakan menolak penutupan tambang rakyat di Rantau Peureulak, Aceh Timur.

Hal ini disampaikan Pang Sumatera dan Jubir SURA Murdani Abdullah atas polemik wacana penutupan tambang rakyat di Rantau Peureulak.

Baca Juga:  Bantuan Kementerian Sosial untuk Korban Sumur Minyak Capai Rp 757 Juta

“Kami mendukung aksi pekerja tambang di Rantau Peureulak. Menutup tambang rakyat disana maka sama seperti menciptakan pengangguran baru,” kata Pang Sumatera.

“Sebagai bentuk soridaritas, kami juga mengajak seluruh akun media sosial milik masyarakat Aceh untuk memasang foto hitam sebagai bentuk duka cita atas  kebijakan pemerintah yang dinilai sangat merugikan masyarakat Aceh,” kata Pang Sumatera lagi.

Baca Juga:  Buruh di Aceh Doakan Korban Ledakan Sumur Minyak

Sementara itu Juru Bicara DPP SURA Murdani Abdullah menegaskan bahwa SURA bersama para pekerja tambang rakyat di Rantau Peureulak.

“Dari awal kita sudah menyatakan sikap bahwa kita menolak aksi penutupan tambang rakyat. Karena kita menilai ini bukan solusi terbaik bagi masyarakat di sana,” kata Murdani.

Baca Juga:  Silaturahmi Tokoh Mantan GAM Untuk Memperkuat Damai Aceh Kedepan

“Untuk membantu pekerja tambang rakyat di Rantau,memang membutuhkan aksi serentak dari seluruh masyarakat Aceh. Salah satunya seperti seruan dari Pang Sumatera,” kata Murdani.[]

 

  • 72
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved