SURA dan Pang Sumatera Serukan Perlawanan Atas Penutupan Tambang Rakyat di Rantau Peureulak



Banda Aceh, Mercinews.com -Mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka, Pang Sumatera, dan organisasi Suara Rakyat Aceh menyatakan menolak penutupan tambang rakyat di Rantau Peureulak, Aceh Timur.

Hal ini disampaikan Pang Sumatera dan Jubir SURA Murdani Abdullah atas polemik wacana penutupan tambang rakyat di Rantau Peureulak.

Baca Juga:  Terkait Sumur Minyak di Aceh Timur, Komisi II DPRA Dorong Pemerintah Bentuk Tim Khusus

“Kami mendukung aksi pekerja tambang di Rantau Peureulak. Menutup tambang rakyat disana maka sama seperti menciptakan pengangguran baru,” kata Pang Sumatera.

“Sebagai bentuk soridaritas, kami juga mengajak seluruh akun media sosial milik masyarakat Aceh untuk memasang foto hitam sebagai bentuk duka cita atas¬† kebijakan pemerintah yang dinilai sangat merugikan masyarakat Aceh,” kata Pang Sumatera lagi.

Baca Juga:  Pasca Terbakarnya Sumur Minyak di Aceh Timur, Polisi Tetapkan 5 Tersangka

Sementara itu Juru Bicara DPP SURA Murdani Abdullah menegaskan bahwa SURA bersama para pekerja tambang rakyat di Rantau Peureulak.

“Dari awal kita sudah menyatakan sikap bahwa kita menolak aksi penutupan tambang rakyat. Karena kita menilai ini bukan solusi terbaik bagi masyarakat di sana,” kata Murdani.

Baca Juga:  Anak Mantan GAM ini Sudah 2 Tahun Sakit di Desa Garoet Pandrah Butuh Bantuan

“Untuk membantu pekerja tambang rakyat di Rantau,memang membutuhkan aksi serentak dari seluruh masyarakat Aceh. Salah satunya seperti seruan dari Pang Sumatera,” kata Murdani.[]

 

  • 72
    Shares
Berikan Komentar