Meugang, Tradisi Makan Mewah Warga Aceh Jelang Ramadhan

Aceh, Mercinews.com – Masyarakat Muslim dunia tengah bersiap menyambut bulan suci Ramadan. Beberapa daerah di Tanah Air pun punya tradisi dalam menyambut Ramadan.

Salah satunya adalah Nanggroe Aceh Darussalam. Menjelang Ramadan, masyarakat di Aceh punya tradisi yang dinamakan Meugang.

Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Amiruddin Cut Hasan kepada VIVA menuturkan, Meugang pada dasarnya merupakan rangkaian aktivitas dari membeli, mengolah dan menyantap daging sapi selama dua hari menjelang bulan puasa.

Baca Juga:  Tradisi Meugang dan Berziarah, Warisan Leluhur Yang Tak Pernah Sirna

“Tradisi Meugang itu, kita semua masyarakat Aceh harus atau wajib membeli daging. Tidak ada satu keluarga pun yang tidak membeli daging (sapi, kerbau dan kambing),” kata dia saat ditemui di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin malam, 15 Mei 2018.

Baca Juga:  Harga Daging Meugang di Bireuen Rp 170.000 /Kg

Amiruddin menyebut, pantang bagi masyarakat Aceh tidak menyediakan daging menjelang hari-hari besar umat Islam, termasuk Ramadan.

“Bagi kita pantang tidak ada daging jelang Ramadan,” ujarnya.

Aktivitas makan daging pun menjadi simbol bahwa menu santap mewah itu bisa dinikmati semua orang dalam menyambut hari-hari besar Islam. Hal itu dilakukan tanpa melihat status ataupun golongan. Masyarakat Aceh juga akan mengolah daging tersebut dengan beberapa masakan khas Aceh.

Baca Juga:  Dyah Erti: Pidie Apam Fair Sarana Memperkenalkan Kuliner Aceh

“Dimasak tergantung masing-masing karena kita ada 23 kabupaten kota dengan delapan etnis ini masakannya berbeda-beda. Kalau di Banda Aceh kuah belange, ada rendang, ada asam pedas,” ucap Amiruddin. (ch)

Sumber: Viva |

  • 143
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved