Menyebarkan Isu SARA, Seorang Ibu di Banda Aceh Ditangkap

Banda Aceh, Mercinews.com – WF (38) seorang ibu rumah tangga (IRT) beralamat di Lam Ara, Banda Aceh ditangkap personil Ditreskrimsus Polda Aceh. Ia ditangkap karena diduga telah menyebarkan isu SARA terkait Bom Surabaya di postingan Facebook.

Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Septianda Djambak melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Misbahul Munauwar menyebutkan WF terduga pelaku SARA membagikan postingan terkait rusuhnya Rutan Mako Brimob atas postingan milik orang lain.

Baca Juga:  Pada 2 Juli, Polda Aceh Sudah Periksa Irwandi Terkait Laporan Abdullah Saleh

Dari status yang dibagikannya itu, ada seseorang nitizen berinisial LFY berkomentar dan memberi tahu tentang kejadian ledakan bom di Gereja Santa Maria, Ngagel Surabaya.

Baca Juga:  BKN: ASN Melanggar Kedisiplinan Jika Menyebarluaskan Berita Palsu

“WF membalas komentar dengan kata-kata mengandung SARA yakni “Memang Halal Darah Orang Kafir”. Polisi yang mendapat informasi itu langsung menyelidiki pemilik akun WF dan menangkapmya,” kata Kombes Pol Misbahul, Selasa (15/5).

Saat ditangkap, kata Misbahul, polisi menyita satu unit telepon gengam milik WF sebagai barang bukti. Pelaku dikenakan Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 sesuai dg UU RI No. 19/2016 perubahan atas UU RI No. 11/2008 tentang ITE

Baca Juga:  Akun Facebook Epong Reza Dilaporkan ke Polisi

“Barang bukti dan pelaku kini diamankan di Mapolda Aceh untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Kombes Pol Misbahul.[]

  • 100
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved