Nyak Sandang Bertemu Habib Rizieq Syihab Saat Umrah

Jakarta, Mercinews.com – Nyak Sandang (91) bertemu dengan Habib Rizieq Syihab di Mekah, Arab Saudi. Kakek asal Aceh yang dikenal sebagai salah seorang yang ikut patungan untuk membeli pesawat pertama RI ini bertemu dengan Rizieq di sela waktu umrah.

“Nyak Sandang kan pergi umrah. Jadi ketika umrah ketemu Habib Rizieq. Lalu ke sana, silaturahmi,” kata pengacara Rizieq, Kapitra Ampera, saat dihubungi, Selasa (15/5/2018).

Kapitra mengaku baru mengetahui informasi ini pada pagi tadi. Namun dia lupa soal waktu pertemuan tersebut.

Kapitra mengatakan Nyak Sandang tidak mengenal Rizieq. Saat umrah, kata Kapitra, ada temannya yang ikut mendampingi Nyak Sandang saat bertemu. Meski demikian, dia mengatakan Rizieq selalu menerima tamu tanpa pilih-pilih.

Baca Juga:  Gerindra: Prabowo-Sandi Berencana Temui Habib Rizieq Syihab di Mekah

“Ndak (kenal). Tapi kenal nggak kenal kan diterima,” ucap Kapitra.

Menurutnya, bertemu dengan ulama saat umrah adalah salah satu kebiasaan yang dilakukan jemaah sejak dulu. Maksud pertemuan itu, lanjut Kapitra, Nyak Sandang ingin mencari berkah.

“Dia mau bertemu Habib Rizieq. Kalau umrah, kalau tidak bertemu Habib Rizieq kurang afdal. Kalau kata Ustaz Abdul Somad kan pernah ceramah, orang-orang dulu waktu ke Masjidil Haram dia juga mengunjungi ulama yang ada di Mekah,” ucap Kapitra.

Baca Juga:  Polri Benarkan Kasus Habib Rizieq Syihab Dihentikan

“Nyak Sandang ingin silaturahim dengan Habib Rizieq. Ingin cari berkah. Setiap hari tempat Habib Rizieq ramai yang datang, dari siang sampai jam 2 malam. Ada saja tamu. Apalagi sekarang nih, apalagi bulan Ramadan nih,” sambungnya.

Kapitra menyebut Nyak Sandang bertemu Habib Rizieq untuk bersilaturahmi. (Foto: dok. Istimewa

Sosok Nyak Sandang mulai dikenal publik setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Pertemuan pada akhir Maret lalu itu dilakukan sebelum Nyak Sandang menjalani operasi katarak di mata kirinya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Nyak Sandang sebetulnya ingin naik haji. Hanya, Jokowi saat itu menawarinya berumrah terlebih dahulu setelah selesai operasi katarak.

Baca Juga:  FPI ke Said Aqil: Kalau Habib Rizieq Tak Bagus, Kok Umatnya Jutaan?

Nyak Sandang dikenal publik karena ikut menyumbang untuk membeli pesawat pertama RI, Seulawah RI-001. Namun sejarawan LIPI Asvi Warman Adam mengatakan Nyak Sandang ikut membeli obligasi yang dikeluarkan pemerintah pada 1950, sedangkan ‘patungan’ membeli pesawat itu dilakukan pada 1948.

Asvi menjelaskan patungan membeli pesawat pada 1948 itu tak hanya dilakukan di Aceh, tapi juga di beberapa wilayah lain. Terkumpul sekitar SGD 120.000 dan dibelikan pesawat pertama RI.

Sementara itu, cerita Nyak Sandang, menurut Asvi, mengacu pada pembelian obligasi pada 1950. Nyak Sandang disebutkan membeli obligasi senilai Rp 100. Nominal tersebut tergolong cukup besar pada 1950.[] detikcom

  • 940
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved