Gubernur Aceh: Komisioner KIP Baru Tidak Dapat Dilantik

Banda Aceh, Mercinews.com – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menegaskan tidak dapat melantik Komisioner KIP Aceh yang baru saja dipilih hasil fit and proper test Komisi I DPRA.

Penegasan ini disampaikan Irwandi Yusuf dalam akun Facebook, Selasa (22/5/2018).

Dia turut menyetir bunyi Pasal 58 Qanun Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan di Aceh terkait penolakan tersebut.

“Sesuai dengan bunyi Pasal 58 Qanun tsb, maka Komisioner KIP/KPU yg habis masa jabatannya sedangkan tahapan Pemilu atau Pemilihan sedang berjalan seperti sekarang ini, jabatannya diperpanjang sampai berakhirnya seluruh tahapan pemilu/pemilihan. Maka, konsekuensinya Komisioner KIP/KPU yang baru tidak dapat dilantik. Nyanban ngat bek na dakwa-dakwi dudoe,” tulis Irwandi.

Irwandi kepada awak media mengakui dirinya menolak rencana pelantikan Komisioner KIP Aceh yang baru.

Ditemui usai sidang Paripurna penyampaian LHP atas LKPD Aceh 2017 di Gedung DPRA Banda Aceh, Rabu (23/5/2018), Irwandi Yusuf membenarkan menulis status tersebut.

Irwandi yusuf mengatakan Qanun Nomor 6 Tahun 2016 bukan produk masa dirinya memerintah Aceh.

Irwandi berharap semua pihak menjalankan qanun yang sudah diproduksi.

“Jangan ketika tidak kena sasaran, mengelak dari qanun tersebut dan mencari sasaran lain. Itu tidak konsekuen. Namun demikian, nanti saya akan berembuk dengan DPRA dan saya akan mengajak Anggota DPRA konsekuen menjalankan Qanun Nomor 6 Tahun 2016 tersebut,” ujar Irwandi.[]

  • 48
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved

Ke Atas