Manusia Perahu Warga Rohingya Tidak Ditemukan di Perairan Aceh dan Malaysia,

Banda Aceh, Mercinews.com – Manusia perahu warga Rohingya yang awalnya (Mei 2018) dilaporkan terlihat di selatan pulau Satun, dengan mesin dalam kondisi rusak dan didorong ke arah perairan Malaysia, sampai kini belum ditemukan.

Adli Abdullah dari International Concern Group for Rohingyas (ICGR) juga sempat menghimbau nelayan Aceh untuk memantau sekaligus membantu manusia perahu Rohingya bila terlihat berada dalam zona perairan Aceh.

Baca Juga:  Kepada Para Tokoh Agama, Ini Kata Suu Kyi Soal Rohingya

Informasi terbaru menyatakan, manusia perahu Rohingya belum juga ditemukan. Padahal, berdasarkan informasi dari nelayan Thailand di Thailand Selatan, mereka sempat melihat 4-5 speedboat antara Pulau Tarutou di Thailand dan Pulau Langkawi, Malaysia.

Baca Juga:  PMII Unimal Salurkan Bantuan untuk Imigran Rohingya di Cot Gapu Bireuen

Namun, karena sampai kini tidak adanya tanda-tanda mereka terlihat di Malaysia dan Aceh maka ada kemungkinan manusia perahu Rohingya berada di tangan para pelaku perdagangan manusia yang bisa jadi juga melibatkan pejabat Angkatan Laut Thailand.

“Ada kemungkinan mareka sudah dalam perangkap human traficking yang beroperasi kawasan Thailand Malaysia, tetapi pihak NGO ICGR lagi terus mencari keberadaan merka, semoga saja akan ada berita baik untuk mareka,” kata Adli mengutip penjelasan rekan-rekannya yang ambil bagian dalam membantu manusia perahu Rohingya. []

  • 61
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved