Maroko Kirim Tim Medis ke Jalur Gaza

Yerusalem, Mercinews.com – Raja Maroko Mohammed VI memutuskan untuk mengirim tim medis ke Jalur Gaza yang terkepung guna memberikan perawatan medis kepada para korban Great March of Return. Keputusan itu diambil menyusul permintaan oleh kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh.

Kantor media Haniyeh menyatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa Perdana Menteri Maroko Saadeddine Othmani telah memberi tahu pejabat Palestina tentang keputusan Raja.

“Persiapan pengiriman akan dilakukan dengan Mesir untuk memastikan tim medis dapat memasuki Jalur Gaza,” pernyataan itu menambahkan seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (29/5/2018).

Dalam pembicaraan via telepon dengan Othmani pada hari Minggu, Haniyeh meminta Maroko untuk memberikan bantuan medis mendesak kepada para korban dari Great March of Return, terutama karena tentara Israel dengan sengaja menimbulkan korban di antara rakyat Palestina untuk mencegah mereka berpartisipasi dalam aksi demonstrasi.

Lebih dari 116 warga Palestina tewas dan lebih dari 13.000 orang terluka selama protes damai yang diadakan di dekat pagar perbatasan Gaza-Israel. Israel menguji persenjataan baru pada pengunjuk rasa dan menyebabkan luka parah, dengan banyak demonstran melihat anggota badan mereka diamputasi sebagai hasilnya.

Namun, Israel balik menuding kelompok Hamas sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas aksi kekerasan itu. Israel menyebut Hamas menjadikan aksi demonstrasi itu sebagai kedok untuk menyusup masuk ke wilayahnya dan melakukan provokasi terhadap demonstran.
(ian) Sindonews

  • 49
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved