Menlu Filipina: Duterte Selalu Siap Perang dengan China

Manila, Mercinews.com – Menteri Luar Negeri Filipina, Alan Peter Cayetano menyatakan, Presiden Filipina Rodrigo Duterte selalu siap berperang dengan China, jika Beijing telah melewati garis merah dan secara sepihak mengklaim sumber daya alam di Laut China Selatan.

Diplomat Filipina itu menyatakan, garis merah Filipina adalah konstruksi China di Beting Scarborough atau upaya untuk mengusir kapal perang Filipina, BRP Sierra Madre, dari Kepulauan Spratli. Garis merah lain adalah bahwa selain Filipina, tidak ada pihaknya lain yang boleh mengambil sumber daya alam di wilayah itu.

Cayetano menyatakan, Filipina akan pergi berperang dengan siapapun, termasuk di dalamnya China, untuk melindungi haknya di Laut China Selatan.

“Jika ada yang merebut sumber daya alam di Laut Filipina Barat, dia (Duterte) akan memerintahkan untuk pergi berperang,” kata Cayetano dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Selasa (29/5).

Pernyataan Cayetono ini sendiri sejatinya bertolak belakang dengan apa yang disampaikan oleh Duterte. Sebelumnya, Duterte mengatakan kalau negaranya itu tidak mampu pergi berperang melawan China.

“Saya tidak mampu untuk berperang saat ini. Saya tidak dapat pergi ke pertempuran yang tidak dapat saya menangkan dan hanya akan menghasilkan kehancuran bagi Angkatan Bersenjata kita,” ucap Duterte.

“Saya benar-benar ingin melakukan sesuatu untuk menegaskan posisi kami. Tapi Anda tahu, ketika saya menjadi presiden, sudah ada keributan di Laut Filipina Barat,” sambungnya saat menyampaikan dalam pidato di ulang tahun ke 120 Angkatan Laut Filipina di Manila.
Sindonews

  • 81
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved