Pria 52 tahun di Aceh Singkil Perkosa Gadis Cacat hingga Hamil 5 bulan

Aceh Singkil, Mercinews.com – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Aceh Singkil menangkap seorang pria berinisial SM (52) karena diduga melakukan pemerkosaan terhadap seorang gadis cacat mental.

Kasat Reskrim Iptu Agus Riwayanto, di Singkil, Selasa (29/5/2018) mengatakan, SM adalah seorang petani warga Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil. Dia telah ditetapkan sebagai tersangka.

SM ditangkap pada Senin (28/5/2018) sekitar pukul 13.00 WIB di areal perkebunan sawit permukiman warga Desa Mandumpang, Kecamatan Suro, Aceh Singkil.

Korban adalah seorang gadis anak di bawah umur yang masih berusia 18 tahun, MD binti PL, juga warga asli Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Baca Juga:  Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur Sampai 3 Kali Kakek di Aceh Tamiang Ditangkap 

Kondisi keterbelakangan mental, membuat korban yang juga tidak bersekolah dengan mudah diperdaya pelaku.

SM disangkakan telah melanggar Pasal 81 ayat 2 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 290 KUHP.

Adapun kronologis kejadian yakni saksi yang merupakan kakak korban terkejut saat mengetahui korban MD, adiknya itu telah hamil beberapa minggu.

Kakak korban kemudian mencari tahu siapa pelaku yang membuat adiknya telah hamil, dikarenakan korban mengalami keterbelakangan.

“Ketika kakaknya mencoba mempertanyakan siapa yang telah menghamilinya, korban hanya menyebut nama Edek yakni nama lain dari SM. Ternyata SM diketahui telah sering menyetubuhi korban hingga hamil,” katanya lagi.

Baca Juga:  Memasuki Hari ketiga Puasa Harga Ikan Naik di Aceh Singkil

Kakak lantas memasang CCTV di belakang rumah korban, agar mengetahui siapa orang yang datang ke rumah korban pada saat keluarga korban tidak berada di rumah.

Beberapa hari kemudian pelaku benar-benar terungkap. Melalui CCTV terekam video seseorang yang bernama SM alias Edek itu.

Dalam rekaman CCTV tersebut, pelaku SM mendekati rumah korban melalui jalan belakang dan pelaku memberikan kode dengan cara melempar batu ke arah rumah korban agar korban mendengar dan keluar ke belakang rumah untuk melihatnya.

Baca Juga:  Dana Desa di Kabupaten Aceh Singkil Belum Cair

“Berdasarkan keterangan tersangka setelah diperiksa, saat korban keluar dari rumahnya, pelaku SM dengan mudah mendekati korban dan selanjutnya membawa korban ke semak-semak tidak jauh dari rumah korban,” katanya lagi.

Setelah itu, pelaku menyetubuhi korban yang kini mengandung janin yang berusia 18 sampai dengan 19 minggu berdasarkan pemeriksaan medis.

Atas kejadian tersebut, kakak korban membuat pengaduan ke Polres Aceh Singkil untuk proses hukum selanjutnya.

Polisi telah mengamankan tersangka SM, dan membuat BAP awal, lalu membawa korban untuk divisum.[]

Sumber:Antara |

  • 23
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved