Presiden Filipina Duterte Kepada Pelapor HAM PBB: Pergilah ke Neraka!

Manila, Mercinews.com – Presiden Filipina Rodrigo Duterte kembali mengumpat. Kali ini yang jadi korbanya adalah seorang pelapor Hak Asasi Manusia (HAM) PBB tentang kemerdekaan hakim dan pengacara, Diego Garcia-Sayan.

Hal ini bermula dari kritik Sayan terhadap pemecatan Hakim Agung Maria Lourdes Sereno. Menurut Sayan, pemecatan itu mengirim pesan yang mengerikan kepada hakim agung lainnya dan anggota badan peradilan. Duterte pun naik pitam.

Baca Juga:  AS Blokir Seruan PBB untuk Penyelidikan Independen di Gaza

“Katakan padanya untuk tidak mengganggu urusan negaraku. Dia bisa pergi ke neraka,” kata Duterte pada konferensi pers Sabtu larut malam, sebelum pergi untuk kunjungan resmi ke Korea Selatan (Korsel) seperti dilansir dari Reuters, Minggu (3/6/2018).

Mantan Hakim Agung Maria Lourdes Sereno disebut musuh oleh Duterte karena memilih menentang proposal pemerintah yang kontroversial, dengan alasan pelanggaran dalam cara dia ditunjuk.

Baca Juga:  Pastor Katolik Filipina Ditembak Mati, Duterte Klaim karena Selingkuh

Sereno, pemimpin peradilan pertama yang disingkirkan, telah memilih menentang beberapa proposal Duterte termasuk perpanjangan kekuasaan militer di Filipina selatan yang bergejolak.

Pemimpin Filipina itu selama ini menang dikenal sebagai sosok yang terang-terangan karena menentang tekanan internasional dan kecamannya terhadap kritik.

Baca Juga:  Presiden Filipina Teken Undang-Undang Otonomi Daerah Muslim

Secara khusus, ia pernah mencela mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan pelapor khusus PBB untuk pembunuhan di luar proses hukum, Agnes Callamard, karena mengkritik perang berdarahnya terhadap narkoba, sebuah proyek keselamatan publiknya.[] SINDOnews

  • 29
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved