OKI Kecam Putusan Israel Setujui Pembangunan Permukiman Baru Yahudi

Riyadh, Mercinews.com – Organisasi Kerjasama Islam (OKI) melemparkan kecaman atas keputusan Israel yang menyetujui pembangunan permukiman baru Yahudi di tanah Palestina. Israel kemarin menyeutujui pembangunan 2.070 rumah di Tepi Barat.

“Berlanjutnya kebijakan pemukiman yang tidak sah merupakan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional,” kata Sekretaris Jenderal OKI, Yousef al-Othaimeen dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga:  Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem Jadi Fokus Pertemuan OKI

Al-Othaimeen, seperti dilansir Andolu Agency pada Minggu (3/6), kemudian mengatakan, pembangunan permukiman Israel merupakan tantangan bagi komunitas internasional dan resolusi PBB yang relevan.

Dia kemudian menyerukan kepada para pemangku kepentingan internasional untuk memikul tanggung jawab mereka terhadap penegakan resolusi PBB dan membuat Israel untuk bertanggung jawab atas serangan dan pelanggaran terhadap hak-hak warga Palestina.

Baca Juga:  Di Pertemuan OKI, Indonesia Serukan Boikot Produk Israel

Sekitar 600 ribu orang Israel saat ini tinggal di lebih dari 100 pemukiman Yahudi yang dibangun di seluruh Tepi Barat dan Yerusalem Timur sejak Israel menduduki wilayah itu pada tahun 1967.

Baca Juga:  Di KTT OKI, JK Sebut Pidato Netanyahu Hancurkan Harapan Dunia

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai “wilayah pendudukan” dan menganggap semua aktivitas pembangunan pemukiman Yahudi di tanah itu ilegal.[] Sindonews

Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved