Tak Hadir Rapat Paripurna, DPRA: Gubernur Aceh Telah Melecehkan Legislatif

Banda Aceh, Mercinews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh menilai keabsenan Gubernur Aceh dan perwakilan eksekutif dalam rapat paripurna Istimewa DPR Aceh dalam rangka mendengarkan jawaban Gubernur Aceh terhadap hak interpelasi DPR Aceh, Senin 4 Juni 2018 sebagai sebuah pelecehan untuk lembaga legislatif.

Seperti diberitakan sebelumnya saat ini Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sedang cuti untuk melaksanakan ibadah umrah. Sementara itu dalam rapat paripurna DPR Aceh tidak ada perwakilan eksekutif yang hadir menggantikan gubernur.

Baca Juga:  Gugat Pergub APBA, DPRA Gandeng Yusril Mahendra

Wakil Ketua DPR Aceh  Irwan Djohan yang memimpin sidang paripurna, menilai, eksekutif mangkir.  Padahal pemberitahuan tentang rapat paripurna telah disampaikan sejak 26 Mei lalu dan baru dibalas oleh Wakil Gubernur Aceh pada 31 Mei dengan permintaan penjadwalan ulang.

Baca Juga:  DPRA Tak Puas dengan Jawaban Gubernur Terhadap Pertanyaan Hak Interpelasi

Menurutnya, sikap eksekutif dinilai telah melecehkan DPR Aceh, pasalnya di saat gubernur absen, seharusnya perwakilan pemerintah Aceh dapat mewakili gubernur Aceh untuk hadir dalam rapat paripurna.

“Apabila gubernur berhalangan bisa diwakili oleh wakil gubernur atau siapa dalam pemerintahan yang mewakili,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekda Aceh Hadiri Sidang Paripurna Istimewa DPRA

Sementara itu, Ketua DPR Aceh Muharuddin mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan ulang rapat paripurna istimewa di badan musyawarah DPR Aceh.

“Kita menjadwalkan kembali bukan karena permintaan wakil gubernur, namun kita anggap hari ini Gubernur Aceh Irwandi Yusuf atas nama pemerintah Aceh itu tidak hadir,” ujarnya.

  • 757
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2019 Mercinews.com. All Rights Reserved