Hafidz dan Hafidzah Gema Ramadhan Diwisuda

Lhokseumawe, Mercinews.com – Sebanyak 40 hafidz dan hafidzah program Gema Ramadhan 1439 H di Balai Pendidikan Babussalam Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe diwisuda di balai setempat, Kamis 7 Juni 2018.

Kegiatan ini dihadiri Kabintal Korem, sejumlah pejabat gampong dan para orangtua/wali santri. Sebelum prosesi wisuda berlangsung, para santri telah diujiankan hafalan mereka oleh Tgk. Romi Saputra Al-Hafidz. Seluruh santri yang diujiankan hafalan mampu menjawab soal-soal ujian dengan sempurna.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Tgk Adnan Yahya, M.Pd., memaparkan bahwa sejumlah santri dapat mencapai target hafalan sesuai dengan program yang telah disusun panitia. “Ada lima santri telah mampu mencapai target hafalan 1 juz, yakni Ajeng Al-Fajri, Fitriani, Syarifah Ananda Mulya, Putri Rizka Muliana, dan Miftahul Jannah, dan 11 santri mampu mencapai target hafalan setengah juz lebih, dan empat santri iqra’ telah mampu membaca Alquran, dan telah mampu menghafal beberapa ayat dalam surah Al-Baqarah, yakni Rafiqul Setiawan, Nasyathah Fathanah, Kaysah Aminah, dan Khalisa Salsabila,” ujarnya.

Akan tetapi, beberapa santri terkendala mencapai target hafalan disebabkan datang haid saat proses program berlangsung, juga “bentrok” dengan masuk sekolah bagi santri naik jenjang pendidikan.

Tgk. Adnan Yahya mengungkapkan, metode menghafal yang diterapkan panita Gema Ramadhan berbeda dengan di tempat lain. Di mana santri bukan hanya diprogramkan agar mampu menghafal Alquran semata, tetapi santri diajarkan agar mampu menghafal halaman, baris, dan posisi ayat yang sedang di baca. “Santri diujiankan bukan hanya kemampuan hafalan ayat-ayat Alquran semata, tetapi juga ditanyakan oleh penguji letak ayat yang dibaca, baik halaman, baris, maupun posisi ayatnya,” ujarnya di sela-sela wisuda.

Baca Juga:  Harga Daging Sapi di Aceh Besar Capai Rp 160.000 Perkilogram

Pimpinan Balai Pendidikan Babussalam, Tgk. Muslim Mubarak, S.Kep., dalam sambutan dan arahannya, mengharapkan agar seluruh santri yang telah diwisuda supaya menjaga dan terus meningkatkan hafalannya. “Para santri kami harapkan tidak berpuas hati dengan hasil yang telah dicapai dalam program Gema Ramadhan ini, tapi ini harus dilanjutkan dan dipertahankan. Jangan sampai hafalannya hilang karena tidak pernah diulang-ulang. Mudah-mudahan program ini dapat dilaksankan pada tahun-tahun yang akan datang,” katanya.

Tgk. Muslim juga menyampaikan bahwa program Gema Ramadhan ini merupakan bentuk kepedulian Balai Pendidikan Babussalam dalam mencetak dan memperbaik moral dan akhlak generasi muda dan remaja di wilayah Kota Lhokseumawe. Sebab, menurutnya, kriminalitas dan perilaku amoral yang terjadi di kalangan remaja hanya dapat diatasi dengan mendekatkan mereka dengan Alquran. “Alquran ini jimat untuk menarik manusia dalam kebaikan,” ujarnya.[](rel)

Editor: portalsatu.com

  • 53
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved