Diduga Driver Grab Online Dihajar Sekelompok Orang di kawasan Bandara SIM

Banda Aceh, Mercinews.com– Sebuah video berdurasi 19,29 detik yang menggambarkan tindak kekerasan terhadap seorang pengemudi mobil beredar di sejumlah grup WhatsApp, sejak sore hingga malam ini.

Belum diketahui siapa pengemudi maupun orang yang merekam video dan menyebarkan pertama sekali. Juga belum diketahui siapa pengemudi yang dalam video itu terlihat dihajar oleh sekelompok laki-laki sambil mengeluarkan kata-kata makian yang terdengar sangat tidak etis menggunakan bahasa Aceh.

Dalam video itu juga terlihat korban tidak melawan meski disorong secara bergantian oleh kelompok pelaku. Sebuah pukulan terlihat sempat mendarat di bagian wajah korban menyebabkan pelipisnya berdarah.

Baca Juga:  Cut Zaitun Akmal, Satu-satunya Perempuan yang Terpilih Jadi Keuchik di Aceh Besar

Selain terdengar kata-kata makian, pelaku sempat pula mengatakan dalam bahasa Aceh yang artinya “sudah kubilang jangan masuk ke mari kau masuk juga.”

Pantauan hingga tadi malam kasus itu menjadi pembicaraan serius di grup komunitas driver Grab Car. Beberapa anggota grup meyakini korban adalah driver Grab Car namun lokasinya belum diketahui. Tapi kejadiannya hampir bisa dipastikan di kawasan Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar pada Jumat siang atau sore, 8 Juni 2018.

Baca Juga:  Anggota DPRK Muchlis Zulkifli Minta Rute Trans Kutaraja Sampai ke Jantho

Beberapa driver Grab yang ditanyai mengatakan belum tahu identitas korban karena sejauh ini belum ada komunikasi dengan yang bersangkutan maupun pihak kelurganya.

“Pada prinsipnya kita siap membantu jika ada kawan-kawan seprofesi yang menghadapi masalah. Namun sampai sejauh ini belum ada informasi apapun yang kita terima,” kata seorang driver.

Baca Juga:  Kajari Aceh Besar: PSK Online yang Dilepas Bisa Jadi Tersangka, Ini Alasannya

Sumber-sumber di kalangan driver sebenarnya berharap kasus seperti yang dialami korban harus dibawa ke jalur hukum agar tidak ada kesewenang-wenangan di lapangan apalagi sampai main hakim sendiri. “Kita belum tahu apa langkah yang dilakukan pihak korban, mungkin saja sudah menyelesaikan sendiri tanpa perlu keterlibatan kita (secara perkumpulan). Makanya kami masih dalam posisi menunggu,” demikian sumber di kalangan driver Grab.

Ini Videonya:

  • 213
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved