Diduga Penuh Rekayasa, Bupati Akmal Ancam Tak Melantik KIP Abdya

Aceh Barat Daya, Mercinews.com – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim menduga pengumuman perekrutan anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat oleh Panitia Seleksi (Pansel) terindikasi adanya kecurangan dan bahkan diduga penuh rekayasa.

“Pengumuman Pansel untuk memilih anggota KIP, saya duga penuh rekayasa,” tulis Akmal Ibrahim, seperti yang dikutip, di facebook miliknya, Jumat (8/6).

Akmal menyebutkan, salah satu indikasi awal adanya rekayasa setelah didapatkan banyak soal ujian tulis yang bocor kepada peserta seleksi sebelum pelaksanaan tes berjalan.

“Salah satu indikasi awal, soal-soal ujian tertulis bocor kepada peserta sebelum pelaksanaan ujian dilakukan,” katanya.

Kemudian, setelah mendengar informasi tersebut, Akmal meminta Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk melakukan penelitian atas kabar burung itu. Hasilnya ditemukan bahwa memang benar soal ujian bocor sebelum tahapan tes tulis berjalan.

“Awalnya, saya minta sekwan meneliti isu ini. Hasilnya benar, soal telah lebih dahulu dibocorkan,” ujar Akmal Ibrahim.

Jika proses ini dipaksakan, dirinya menolak untuk melantik anggota KIP Abdya terpilih nantinya, seperti yang terjadi untuk KIP Aceh saat ini.

“Bila proses ini dipaksakan, saya berharap masyarakat nanti tahu mengapa saya menolak untuk melantiknya, seperti yang dicontohkan provinsi. Proses curang, pasti hasilnya curang,” tuturnya.

Akmal juga mengingatkan untuk para anggota pansel yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), bila terlibat dalam kecurangan ini, akan dibebaskan dari jabatan struktural.

Baca Juga:  Ini Nama Calon Anggota KIP Aceh Hasil Pleno Komisi I DPRA

“Bila PNS terlibat, akan saya tarik dan bebaskan dari jabatan struktural, sebagai bentuk pertanggungjawaban publik,” tegasnya.[] ajnn

  • 47
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved