Spanduk Unik Cara Polantas Aceh Besar Ingatkan Pemudik

Jantho, Mercinews.com-  “Mitos Atau Fakta, Wanita Cantik Itu Cerewet Kalau Mudik Ugal-ugalan. Operasi Ketupat Rencong 2018.”

Begitulah bunyi salah satu kalimat imbauan di sebuah spanduk yang terpancang di bahu jalan, seputar kawasan Aceh Besar.

Imbauan peringatan kepada pengendara untuk berhati-hati tersebut dibuat bukan tanpa sebab. Melainkan sebuah konsep yang digunakan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Aceh Besar dalam menyosialisasikan keselamatan, khususnya para pemudik.

Ada sebanyak 50 spanduk bergambar dan berkalimat unik serta lucu lainnya, yang dibuat pihak Lantas. Spanduk-spanduk itu dipasang di sepanjang jalur mudik ujung Pulau Sumatera ini.

Di antaranya, ‘Di Sini Sudah Ada 30 Orang Meninggal Dunia, Kamu Mau Jadi Ke 31?’, ‘Rontok Rambut Abang Dek Lihat Adek Gak Pakek Helm’, dan ‘Menaati Peraturan Lalu Lintas Adalah Salah Satu Caraku Mencintai Mu’.

Baca Juga:  Politikus Gerindra: Mudik Lebaran Tahun Ini Seperti Neraka!

Selain itu ada juga kalimat yang lagi trend saat ini, yakni ‘Kami Generasi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Bukan Generasi Tik Tok’, atau ‘Astagfirullah Al Adzim… Kepala Itu Pakai Helm Bukan Magic Com’.

Bukan hanya itu, Polres Aceh Besar ini juga memasukkan kalimat syair berupa pantun. Misalnya, ‘Pergi belanja ke pasar baru paling enak beli sarung. Kalau mudik jangan buru-buru yang penting sampai ke kampung’.

“Memang salah satu cara untuk mengedukasi yang kita lakukan memasang beberapa spanduk dengan kata-kata yang unik agar dengan mudah diterima oleh masyarakat,” kata Kasat Lantas Polres Aceh Besar, AKP Vifa Fibriana Sari, saat dikonfirmasi, Minggu (10/6/2018).

Baca Juga:  Polres Aceh Timur Tes Urine Para Supir Bus

Vifa berharap, setelah masyarakat membaca spanduk seperti itu dapat dengan mudah memahami dan membangun pola pikir mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara.

“Imbauan itu setidaknya nanti bisa menjadi pola pikir atau mindset, sehingga dapat mengubah perilaku masyarakat (taat berlalu lintas),” ungkapnya.

Berdasarkan survei di lapangan, ada sejumlah daerah di wilayah hukum Polres Aceh Besar yang rawan akan kecelakaan.

Di antaranya, di jalur Timur Km 24-26 di Desa Sinyeu sampai Desa Sihom, Kecamatan Indrapuri; Km 30 Desa Kemreu, Kecamatan Kuta Cot Glie; dan Km 56-58 di Desa Lamtamot, Kecamatan Lembah Seulawah.

Baca Juga:  Aneka Spanduk Imbauan Mudik di Jalur Puncak yang Bikin Tersenyum

Sementara itu, untuk jalur Barat, Kasat Lantas menyatakan berada di Km 25-26 Desa Lamseunia, Kecamatan Leupung.

Rawannya daerah-daerah itu disebabkan beberapa faktor, seperti hewan ternak, jalan berlubang, tikungan tajam, serta minimnya marka jalan.

“Marka yang sudah hilang, sekarang sudah kembali dicat. Jadi bisa membantu masyarakat khususnya malam hari,” ujar Vifa.

“Jalan lurus yang mengalami kerusakan atau retak, sekarang sudah ditambal dan juga sudah ada markanya,” ujarnya lagi.

  • 88
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved