Korsel akan Minta Penjelasan AS Soal Penghentian Latihan Gabungan

Seoul, Mercinews.com –  Kantor kepresidenan Korea Selatan (Korsel) atau Blue House menyatakan, mereka akan mencoba mengkonfirmasi kepada Amerika Serikat (AS), terkait pernyataan Donald Trump yang akan menghentikan latihan gabungan AS-Korsel.

“Pada titik ini, kita perlu mencari tahu makna atau niat yang tepat dari pernyataan Presiden Trump,” kata Blue House dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Selasa (12/6).

Baca Juga:  Bareng Perusahaan Korsel, PT WIKA Garap PLTA Rp 5,3 T di Aceh

Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa AS akan menghentikan latihan gabungan dengan Korsel. Trump menyebut latihan itu sangat mahal dan provokatif.

AS dan sekutunya Korsel secara rutin setiap tahun menggelar latihan gabungan. Hal ini telah memicu kemarahan Korut, yang telah lama melihat latihan sebagai persiapan untuk menyerang Pyongyang.

Baca Juga:  Jet-jet Tempur Korsel Cegat Pesawat Mata-mata China

Trump, yang berbicara pasca melakukan pertemuan dengan pemimpin Korut, Kim Jong-un menyatakan, tidak pantas bagi AS dan Korsel menggelar latihan gabungan di dekat wilayah Korut, ketika ketiga pihak sedang menggelar pembicaraan damai.

Baca Juga:  Korea Utara dan Korea Selatan Gelar Perundingan Militer

“Latihan itu sangat mahal, kami membayar sebagian besar dari mereka. Dalam situasi itu, kita bernegosiasi, saya rasa tidak pantas untuk menggelar latihan gabungan,” ucap Trump.

  • 26
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved