Gubernur Irwandi Tolak Jawab Soal Kehidupan Pribadi di Sidang Interpelasi DPRA



Banda Aceh, Mercinews.com – Pemerintah Aceh menolak untuk menjelaskan beberapa hal yang dinilai bukan merupakan sebuah kebijakan, dalam sidang lanjutan Hak Interpelasi DPRA, yang berlangsung di ruang sidang utama DPRA di Banda Aceh, Senin (2/7/2018).

Hal ini disampaikan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dalam surat tertulisnya yang dibacakan Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, di hadapan anggota DPRA dan Forkopimda.

Dalam penjelasannya, Gubernur Aceh menyebutkan hak interpelasi adalah hak untuk meminta keterangan kepada Pemerintah Aceh, dalam hal ini gubernur, mengenai kebijakan yang penting dan strategis serta berdampak luas.

“Untuk itu, esensi dari substansi hak interpelasi hanya berhubungan dengan adanya kebijakan yang bersifat penting, strategis, dan bertampak luas terhadap kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” kata Wagub Nova.

Sementara itu, substansi kebijakan adalah rangkaian konsep dan asas yang menjadi pedoman dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan dan cara bertindak.

“Berdasarkan pandangan di atas, ada dua hal yang perlu kami jelaskan. Pertama, yang bukan merupakan kebijakan, menurut kami tidak memerlukan penjelasan dalam rapat paripurna khusus ini,” kata Nova lagi.

Dalam konteks ini, kata Nova, yang bukan merupakan kebijakan sehingga tidak perlu dijelaskan antara lain status pribadi dan komunikasi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf pada media sosial.

Seperti diketahui, sebelumnya anggota DPRA sempat menyorot moral dan etika Irwandi Yusuf selaku Gubernur Aceh dalam komunikasi, khususnya di sosial media.

Baca Juga:  Ditangkap KPK, Irwandi Yusuf Punya Harta Rp 14,83 Miliar

Selain itu, salah satu anggota DPRA, Azhari Cage bahkan sempat menanyakan isu tentang pernikahan kedua Irwandi dengan salah satu wanita asal Manado, dalam sidang interpelasi sebelumnya.

Gubernur Aceh juga menolak untuk menjawab dugaan keterlibatan menerima suap dalam kasus mantan kepala BPKS yang terjadi pada periode pemerintahan 2007-2012.

Dia mengatakan, “yang secara tegas sebagai Gubernur Aceh saat itu, saya sampaikan tidak terlibat.[]

  • 268
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved