Tolak Seluruh Jawaban Gubernur Irwandi, DPRA Ancam Ajukan Hak Angket

Banda Aceh, Mercinews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menolak seluruh jawaban Gubernur Aceh atas hak interpelasi yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam sidang paripurna istimewa DPRA terkait lanjutan mendengar jawaban Gubernur Aceh, Senin (2/7). Penolakan terhadap jawaban Gubernur Aceh ini dibacakan langsung oleh Sekretaris Dewan (Sekwan), Hamid Zain sesuai dengan Surat Keputusan DPRA.

“Menolak seluruh jawaban, penjelasan Gubernur Aceh atas hak interpelasi yang diajukan oleh DPRA,” kata Hamid Zain saat membacakan putusan dewan tersebut.

Baca juga:  Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Tiba di Gedung KPK Jakarta

Sementara itu, Wakil Ketua DPRA, Teuku Irwan Djohan menyampaikan alasan DPRA menolak jawaban gubernur tersebut karena beberapa hal yang ditanyakan hanya dijawab secara normatif, tidak detail sehingga dinilai belum memuaskan. Dan bahkan dari tiga kali sidang paripurna interpelasi ini, Pemerintah Aceh belum memberikan jawaban secara baik.

“Tiga kali sidang interpelasi, pertama tidak dihadiri gubernur atau perwakilan, kedua yang dibacakan Wagub Aceh belum memuaskan, dan pada sidang ketiga ini juga belum terjawaab dengan baik, misalnya soal dugaan kasus penerimaan suap di BPKS Sabang,” kata T Irwan Djohan kepada wartawan usai sidang paripurna.

Baca juga:  Meski Menuai Reaksi, Irwandi Pertahankan Posisi Nizarli Sebagai Kepala ULP

“Itu sudah dua kali ditanyakan, jawabannya selalu hanya menjawab tidak terlibat, tapi tidak dijelaskan,” sambungnya lagi.

Irwan mengatakan, semua anggota DPRA yang hadir dalam sidang interpelasi ini mengajukan intruksi meminta supaya DPRA meneruskan persoalan ke hak dewan selanjutnya yakni hak angket.

Baca juga:  Wali Nanggroe Diminta Segera Turun Tangan Soal Kekisruhan eksekutif dan legislatif

Namun, lanjut Irwan, sebelum hak angket digunakan, DPRA terlebih dahulu menyampaikan pandangan tertulis kepada Gubernur Aceh, kemudian akan dilihat apakah Pemerintah Aceh akan mengindahkan pandangan itu atau malah mengabaikannya.

“Kalau diindahkan artinya eksekutif sudah menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan saran dan masukan kami, tapi kalau diabaikan ada hak DPRA selanjutnya misalnya hak angket, tapi kami lihat dulu pandangan interpelasi DPRA ini diindahkan atau tidak,” pungkasnya.[]

  • 74
    Shares

Berikan Komentar

Berikan Komentar Anda Disini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Ikuti Facebook

Copyright © 2019 Mercinews.com. All Rights Reserved