Politikus Malaysia Jamal Yunos Ditangkap di Tebet Jakarta Selatan



Jakarta, Mercinews.com – Politikus Malaysia Jamal Md Yunos yang melarikan diri dari tahanan di Malaysia ditangkap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Jakarta. Kepala United Malaysia National Organization (UMNO) Divisi Sungai Besar itu saat ini masih diinterogasi.

“Iya betul tadi sore, ditangkap bersama-sama dengan Kepolisian Diraja Malaysia,” kata Sekretaris National Central Bureau Interpol (NCB) Divisi Hubinter Polri Brigjen Napoleon Bonaparte saat dihubungi detikcom, Senin (2/7/2018).

Napoleon memberikan sedikit keterangan terkait penangkapan Jamal ini. Ia katakan, penangkapan Jamal akan dirilis resmi, Selasa 3 Juli besok.

“Iya ditangkap sendirian di wilayah Jaksel, iya di Tebet. Selengkapnya besok dirilis resmi,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini Jamal masih diinterogasi oleh Polisi Diraja Malaysia di markas Polri. Napoleon tidak menyebutkan barang bukti apa saja yang disita dalam penangkapan Jamal ini.

Jamal diketahui melarikan diri dari tahanan polisi setelah gagal menyelesaikan proses pembebasan dengan jaminan. Menteri Dalam Negeri Malaysia, Muhyiddin Yassin, menyatakan telah diberitahu oleh Kepala Kepolisian Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Mohamad Fuzi Harun, bahwa Kepolisian Indonesia telah diminta bantuan untuk ikut melacak Jamal.

Jamal telah dijerat setidaknya enam dakwaan pidana, termasuk dakwaan memicu keributan umum. Pada 5 Oktober 2017, Jamal dianggap memicu keributan dengan memecahkan beberapa botol minuman keras memakai sebuah palu di depan kantor Sekretariat Negara Bagian Selangor di Shah Alam. Aksi itu dilakukan Jamal untuk memprotes Better Beer Festival yang digelar di Selangor.

Baca Juga:  Ulama PAS menyarankan Mahathir untuk Mengunjungi 'Makamnya Sendiri'

Dugaan kabur ke Indonesia mencuat setelah Jamal gagal menyerahkan diri ke polisi pada 30 Mei lalu. Bukannya mendatangi kantor polisi, Jamal malah mengunggah video dirinya via media sosial dengan mengklaim dirinya dikriminalisasi oleh otoritas Malaysia. Video Jamal itu direkam di sebuah perkebunan kelapa sawit yang tidak disebut lokasi pastinya.

Laporan yang belum terverifikasi dari Sinchew, seperti dilansir The Star, menyebut Jamal kabur ke Karimun, yang masuk wilayah Riau dan berjarak hanya 10 kilometer dari Johor, Malaysia pada 27 Mei lalu. Karimun bisa dijangkau dari Kukup, Johor, dengan kapal. Surat perintah penangkapan untuk Jamal telah resmi dirilis untuk Jamal pada Jumat (1/6) lalu, oleh pengadilan Ampang, atas tuduhan melarikan diri atau melawan penahanan oleh polisi.

(detikcom)

  • 105
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved