Wakil Gubernur Aceh: Rugikan Masyarakat, Kontraktor Bisa Dipidana



Banda Aceh, Mercinews.com – Banyak truk pengerjaan kontruksi yang mengangkut bahan material di Aceh selama ini dinilai mengganggu kenyamanan pengguna jalan raya.

Tak jarang, truk-truk yang melintas tersebut ikut “berpartisipasi” menyumbang debu dan membuat jalan rusak.

“Sehingga ketika musim hujan jalan menjadi becek, ketika musim panas jalan menjadi berdebu,” ungkap Sekretaris Pansus I DPRA, Musannif, usai paripurna DPRA dengan agenda penyampaian laporan pansus-pansus, kemarin. Keluhan itu sendiri disampaikan masyarakat saat Pansus I melakukan kunjungan kerja di Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang.

Mengenai hal ini, Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan, sebenarnya kontraktor yang dinilai mengganggu atau merugikan masyarakat dapat diberikan sanksi berupa black list.

Selain itu, rekanan yang dianggap meresahkan warga juga bisa dipidana.

“Sudah ada UU yang mengatur tentang konstruksi, bukan saja di-blacklist, kontraktor yang mengotori jalan raya pun dapat digugat dengan class action,” kata Nova usai sidang paripurna di Gedung DPRA, Banda Aceh, Senin (2/7/2018).

Dia mengatakan semua hal tentang konstruksi sudah diatur dalam UU Nomor 2 Tahun 2017.

“Namun, sosialisasi tentang UU Nomor 2 tahun 2017 itu belum begitu optimal. Nanti kami coba akan mengangkat undang-undang itu, yang selama ini terabaikan,” kata Nova.

Menurutnya pembangunan itu tidak boleh merugikan masyarakat.

“Kalau dia (perusahaan konstruksi) di-black list, tetapi tetap memenangkan kontrak, itu berarti merugikan masyarakat, itu melanggar undang-undang itu, Nomor 2 Tahun 2017,” kata Nova lagi.

Baca Juga:  Irwandi Yusuf Kembali Angkat Syarifuddin Z Jadi Tenaga Ahli Gubernur

Wagub Nova mengatakan UU tersebut merupakan revisi Undang-Undang Nomor 18 tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi.

“Kita banyak belum patuh dengan undang-undang itu. Jadi ke depan itu yang akan kita sosialisasikan,

  • 315
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved