Irwandi Kena OTT KPK, PDIP: Kami Lepas Tangan Tak Mau Beri Bantuan Hukum

Jakarta, Mercinews.com – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK. PDIP sebagai salah satu parpol pengusung Irwandi saat Pilgub Aceh 2017 menyayangkan penangkapan itu.

“Ya sangat disayangkan, bahwa dalam kapasitas sebagai gubernur, kemudian figur tokoh dari masyarakat Aceh Pak Irwandi tertangkap OTT, sehingga saya kira tinggal penegakan hukum,” kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pereira di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Baca Juga:  Begini Kesaksian Anggota DPRK Bener Meriah Ketika Bupati Ahmadi Ditangkap KPK

Andreas memastikan PDIP tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Irwandi.

“Terhadap mereka yang OTT kita tidak memberikan bantuan hukum,” ujarnya.

Andreas mengatakan, PDIP selalu mengimbau dan menginstruksikan kader untuk tidak korupsi. Kader diminta untuk jujur dalam mengemban tugas khususnya sebagai pejabat publik.

Baca Juga:  Terjaring OTT, Bupati Buton Sulawesi Tenggara dan 6 Orang Tiba di Gedung KPK

“Partai selalu mengimbau, memerintahkan, menginstruksikan untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang koruptif. Tapi ketika itu terjadi, itu adalah tanggung jawab masing-masing,” kata Andreas.

Irwandi terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Pendopo Gubernur, Selasa (3/7) malam. KPK menyebut total uang yang disita dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Aceh yaitu Rp 500 juta. Ada dugaan duit tersebut berkaitan dengan dana otonomi khusus (otsus) Aceh.

Baca Juga:  PDIP Akan Rapatkan Barisan Tentukan Pendamping Jokowi

“Tim sedang mendalami dugaan keterkaitan uang Rp 500 juta yang diamankan kemarin dengan dana otonomi khusus Aceh tahun 2018,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (4/7/2018). (detikcom)

  • 1.4K
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved