Dakwaan Berlapis Najib Terancam Hukuman hingga 80 Tahun Penjara

Kuala Lumpur, Mercinews.com – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak didakwa atas empat kejahatan, termasuk di dalamnya penyalahgunaan  kekuasaan. Masing-masing dakwaan memiliki ancaman penjara hingga 20 tahun, dengan demikian Najib terancam hukuman penjara selama 80 tahun.

Selain hukuman penjara, Najib juga terancam hukuman denda atas dakwaan penyalahgunaan. Denda tersebut berjumlah lima kali dari total nilai gratifikasi yang diterima oleh Najib.

Baca Juga:  Bantu PM Mahathir Pangkas Utang Negara, Rakyat Malaysia Patungan

Jaksa Agung Malaysia, Tommy Thomas, yang memimpin persidangan Najib, menyatakan bahwa mantan pemimpin Malaysia itu secara sah terbukti melakukan penggelapan dana 1MDB, dengan total 42 juta ringgit.

Baca Juga:  Dalam 24 Jam, Warga Malaysia Sumbang Rp 24 Miliar Untuk Lunasi Utang

“Sebagai pejabat publik, yang merupakan Perdana Menteri dan Menteri Keuangan, mengunakan posisi Anda untuk kepuasan diri sendiri, dengan total 42 juta ringgit,” kata Tommy, seperti dilansir Reuters pada Rabu (4/7).

Tuduhan terkait dengan dana yang diduga berasal dari SRC International, yang merupakan unit 1MBD, yang dikirimkan ke rekening bank pribadi Najib.

Baca Juga:  Uang yang Disita dari Kediaman Najib Razak Berjumlah Rp 427 Miliar

Najib sendiri dalam persidangan tersebut kembali membantah bersalah atas kasus mega korupsi 1MDB. Dia menegaskan tidak semua tuduhan yang disematkan kepada dirinya benar dan dia juga meminta maaf kepada masyarkat Malaysia karena telah membuat kesalahan.[]

SINDOnews

Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved