Ruang Kerja ULP Pemerintah Aceh disegel oleh KPK



Banda Aceh, Mercinews.com – Ruang kerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Aceh yang berada di Kantor Gubernur Aceh disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (4/7). Penyegelan itu dilakukan kurang lebih sekitar pukul 15.30 WIB, pasca Gubernur Aceh Irwandi Yusuf diboyong ke Kantor KPK, Jakarta.

Dari Pantauan penyegelan ini dilakukan dengan menutup tangga lantai dua, sehingga akses menuju ke lantai tiga ruang kerja ULP tersebut sudah tidak bisa lagi.

Informasi yang diterima, penyegelan yang dilakukan oleh lembaga anti rasuah itu dengan memasang garis line KPK di pintu masuk ruang kerja ULP. Sementara ditangga menuju ruang kerja ULP itu ditutup dengan papan tulis.

Selain ruang kerja ULP, informasi yang berkembang, KPK juga menyegel ruang kerja Gubernur Aceh serta ruang kerja Bupati Bener Meriah.

Salah seorang pegawai yang ditemui di depan tangga yang telah disegel itu membenarkan bahwa KPK baru saja menyegel ruang kerja ULP. Bahkan seluruh pegawai di ruang kerja ULP diminta untuk mengosongkan ruang tersebut, sehingga tak ada lagi aktivitas di ruang kerja yang dipimpin oleh Nizarli tersebut.

“Tadi ada sekitar 30 menit lalu datang beberapa orang KPK, dan menyegel ini, ke atas (ruang ULP) tidak bisa naik lagi,” katanya,

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Rahmat Raden saat ditemui di ruang kerjanya mengaku belum mengetahui perihal adanya penyegelan tangga menuju kantor ULP tersebut, karena terakhir ia melihat belum terjadi apa-apa.

Baca Juga:  KPK OTT Bupati Labuhanbatu Sumut, Transfer Ratusan Juta Jadi Bukti

“Itu yang saya tidak tau, tadi ada jumpa waktu salat sama orang ULP, tapi mereka ngak bilang apapun. Mungkin baru tadi ya,” kata Rahmad Raden,[]

  • 1
    Share
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved