Pengurus Cabang Olahraga Minta Pemkab Bireuen Bentuk Kembali Dispora



Bireuen, Mercinews.com – Peleburan Dinas Pemuda dan Olahrga (Dispora) menjadi salah satu bidang pada Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bireuen tahun 2016 lalu mendapat reaksi beragam dari masyarakat, terutama pelaku olahraga.

Hal tersebut, seperti dilontarkan sejumlah Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga di Kabupaten Bireuen pada Rapat Kerja (Raker) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bireuen, usai pelantikan pengurus KONI setempat di Aula Lama Setdakab Bireuen, Selasa (3/7/2018).

Fadli, S.Pd, Ketua Pengcab Panahan meminta Ketua KONI Bireuen yang baru dilantik, H. Mukhlis, A.Md, agar menyampaikan kepada pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif, bahwa Dispora sangat penting dibentuk kembali di Kabupaten Bireuen.

“Kami dari semua pengcab sangat mengharapkan, Dispora dibentuk kembali di Bireuen. Ini suara kami selaku pelaku olahraga yang sangat menginginkan perbaikan terhadap kemajuan olahraga prestasi di Bireuen,” katanya.

Fadli juga menyampaikan terkait dengan atlit panahan milik Kabupaten Bireuen yang telah diambil oleh Pengda Aceh, agar dapat dikembalikan lagi.

“Atlit yang diambil Pengda Aceh itu kita latih, dan sudah meraih juara di tingkat nasional. Kami mohon bapak Ketua KONI yang baru untuk dapat menyurati Pengda Panahan Aceh untuk mengembalikan atlit kita,” tandasnya.

Hal serupa juga disampaikan Pengda Perbakin. “Kalau bisa, tahun ini Dispora sudah terbentuk, mengingat di Bireuen sangat banyak atlit-atlit berbakat yang perlu pembinaan,” ujar Zaldi AP, S.Sos dari Pengda Perbakin.

Baca Juga:  Calon Paskibra Untuk 17 Agustus 2018 di Kabupaten Bireuen Mulai Berlatih

Pada kesempatan tersebut, Zaldi juga menyampaikan kendala pembinaan atlit menembak di Kabupaten Bireuen. Terutama, belum ada sarana latihan sendiri sampai sekarang.

“Untuk latihan kita selama ini, menggunakan lapangan tembak milik Yonif 113/JS di Juli. Peralatan (senapan) juga sudah tidak memenuhi standar lagi atau tidak layak digunakan untuk bertanding dan butuh pengadaan yang baru,” ungkapnya.

Pengcab lainnya juga menyampaikan hal yang sama, baik dukungannya terhadap pembentukan kembali Dispora, kendala dihadapi selama ini. Rata-rata pengcab menyampaikan masalah dana dan fasilitas pendukung dalam pembinaan atlit.

Seperti yang disampaikan Pengcab Panjat Tebing, terkait sarana latihan di lokasi GOR Geulumpang Payong tidak terawat lagi. Diharapkan, ini menjadi perhatian serius dari Pengurus KONI Bireuen yang baru.

Pengcab Petanque dan Selam juga mengeluhkan sarana latihan yang belum ada. Menurut mereka, bagaimana bisa meningkatkan prestasi olahraga tanpa didukung dengan sarana memadai. Demikian juga Pengcab Muaythai, mengharapkan agar disediakan ring latihan, karena ring tinju dengan Muaythai berbeda.

Terakhir, Pengcab Arung Jeram juga menyampaikan permasalahan yang sama. Menurut Rizky Fajar, olahraga Arung Jeram bukan hanya olahraga prestasi. Tapi, olahraga tersebut juga bisa dijadikan olahraga wisata dan persiapan untuk bantuan bencana alam.

“Harapan kami tidak muluk-muluk, dengan sarana yang sederhana pun kami bisa latihan di sungai. Kalau ada bantuan ban bekas truk, juga bisa kami pakai buat latihan,” ungkap Rizky kepada Ketua KONI Bireuen, H. Mukhlis, A.Md.

Baca Juga:  Pasar Murah di Bireuen Diserbu ibu-ibu Rumah Tangga

Sementara H. Mukhlis, A.Md selaku Ketua KONI Kabupaten Bireuen periode 2018-2022 pada raker tersebut, mengharapkan kepada seluruh pengurus agar mendukung dan membantu dirinya dalam memimpin KONI.

“Saudara telah memberikan kepercayaan kepada saya, dan saya mohon dukungannya karena tanpa saudara-saudara semua saya tidak mampu. Karena beberapa waktu ke depan kita akan mengikuti Pora di Aceh Besar dengan mengikutsertakan 18 cabang olahraga,” tegasnya.

Menyangkut persoalan yang disampaikan oleh sejumlah pengcab, Mukhlis menyatakan akan berusaha memenuhinya, secara bertahap sesuai dengan ketersediaan dana.

“Semua permasalahan yang disampaikan pengcab, kami inventarisir dulu. Mengingat dana yang tersedia untuk KONI pun sangat terbatas, namun akan kita usahakan. Kami pengurus akan membicarakan masalah ini lebih lanjut dengan Bupati dan Dewan,” jelas Mukhlis.[]

  • 10
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved