Lulusan SMK Harus Mampu Lahirkan Generasi Aceh Carong

Banda Aceh, Mercinews.com – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Aceh di bidang pendidikan, khususnya.Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diharapkan harus mampu melahirkan generasi Aceh Carong.

Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, Muslem, S.Ag, M.Pd, atasnama Kepala Dinas Pendidikan Aceh, mengatakan, negara telah berupaya mengoptimalkan dan memaksimalkan pembangunan kapasitas sumber daya manusia Indonesia melalui sektor pendidikan, baik melalui jalur pendidikan formal maupun jalur pendidikan non formal.

“Melalui pendidikan jalur formal untuk tingkat menengah, salah satunya adalah melakukan berbagai upaya peningkatan kualitas pada sektor pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan kejuruan,” ujarnya.
Hal itu disampaikan Muslem, Rabu (04/07/2018) malam, pada pembukaan rapat koordinasi teknis minat dan bakat serta lomba-lomba siswa SMK, di Banda Aceh.

Menurutnya, dalam menyiapkan lulusan sekolah kejuruan yang handal, tidak mencukupi kalau hanya dididik dan dilatih dengan sejumlah keterampilan sesuai bidang minat yang mereka tekuni.

“Artinya lulusan SMK dituntut untuk memiliki sikap dan pandangan hidup yang dapat diterima oleh masyarakat, dunia usaha dan dunia industri global.Itu sebabnya, diperlukan program yang terencana, terstruktur, akuntabel dan kontinue dalam bidang pembinaan dan pengembangan minat dan bakat serta prilaku dan karakter yang baik,” tuturnya.

Baca Juga:  Rp 364,3 Miliar untuk 1.546 Paket PL di Dinas Pendidikan Aceh

Masih kata Muslem, SMK sebagai lembaga pencetak tenaga terdidik yang terampil juga harus menerapkan nilai-nilai Islam dalam segala aktifitasnya.Tentunya tenaga pendidik dan tenaga kependidikan harus menciptakan kondisi belajar yang mampu memperbaiki sikap dan tingkat laku siswa, membentuk watak, prilaku dan karakter.

“Sehingga dapat dengan cepat diterima ditengah pergaulan global, mampu menjawab dan mengisi tuntutan dunia kerja yang semakin terbentang luas dalam wadah Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” katanya lagi.

Ia tidak menapik bahwa saat ini masih adanya keterbatasan peralatan, rendahnya biaya praktik, tenaga pengajar yang tidak mencukupi baik kualitas maupun kuantitas dan lingkungan belajar belum sesuai dengan tuntutan dunia kerja.

“Kondisi ini tentunya menyebabkan ketidaksiapan lulusan SMK dalam memasuki dunia kerja. Ketidaksiapan lulusan SMK dalam melakukan pekerjaan yang ada di dunia kerja akan menimbulkan efek terhadap industri pemakai.Karena itu, diperlukan kreatifitas dan kecerdasan khusus bagi setiap kepala sekolah untuk mengatasi berbagai kendala di lapangan,” tuturnya.

Baca Juga:  Kadisdik Aceh Buka GSI Jenjang SMP Tingkat Provinsi 

Ia juga menyampaikan, berbagai event yang telah disiapkan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan minat, bakat dan karakter siswa SMK agar dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sehingga nantinya benar-benar mampu meningkatkan kreatifitas siswa SMK dan mampu membentuk sikap dan karanter yang mumpuni.

“Saya tekankan disini, agar seluruh unsur terkait agar bersungguh-sungguh dalam melakukan proses pembinaan terhadap siswa SMK,” katanya.

Kepala Bidang Pembinaan SMK, Teuku Miftahuddin, menjelaskan bahwa dilaksanakannya rapat koordinasi teknis minat dan bakat serta lomba-lomba siswa SMK bertujuan untuk menyatukan persepsi secara teknis terhadap pembinaan minat dan bakat siswa.

“Sehingga tersosialisasinya kepada peserta yang nantinya akan menghasilkan indokator-indikator teknis tentang lomba-lomba, pengembangan minat dan bakat siswa di sekolah-sekolah,” kata Teuku Miftahuddin menjelaskan.

Baca Juga:  Kadisdik Aceh Terobos Medan Terjal Pedalaman Aceh

Kegiatan yang diikuti sebanyak 190 kepala SMK Kabupaten/Kota seluruh Aceh ini, kata dia juga sekaligus dalam pembentukan sikap/karakter siswa yang mempunyai kehidupan dengan rasa aman, jujur, disiplin, sportifitas, penuh kreatifitas, serta rasa persahabatan dan kebangsaan yang tinggi antar sesama siswa.

“Rapat-rapat kelompok ini berlangsung sejak 4 hingga 7 Juli 2018 akan mendiskusikan bidang lomba antaralain yaitu lomba LKS, lomba FLS2N, lomba O2SN dan ekstrakurikuler lainnya,” katanya menyebutkan.

Ia berharap kegiatan ini dapat terwujudnya petunjuk teknis tentang pembinaan dan pengembangan minat, bakat dan karater siswa serta sejumlah lomba-lomba Siswa SMK yang nantinya akan menjadi acuan utama dalam penyelenggaraan kegiatan baik ditingkat Sekolah, Kabupaten/Kota dan Provinsi.[]

Foto :
Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, Muslem, S.Ag, M.Pd, atasnama Kepala Dinas Pendidikan Aceh, pada pembukaan rapat koordinasi teknis minat dan bakat serta lomba-lomba siswa SMK, Rabu (04/07/2018) malam, di Banda Aceh.

  • 31
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved