Ormas Islam Aceh Laporkan Akun Facebook Yang Cemarkan Nama Baik Abu Tumin



Banda Aceh, Mercinews.com – Kumpulan Ormas Islam di Aceh yang terdiri dari, Rabithah Thaliban Aceh (RTA), Front Pembela Islam (FPI), Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (BAKOMUBIN), Sentral Aktivis Dayah Aceh (SADaR), Alumni Babussalam Blang Bladeh (ALBAB), MABAB, Aswaja dan PERGUNU Aceh, melaporkan akun Facebook bernama Woe Siat ke Mapolda Aceh, yang nantinya pada Senin (9/7/2018), akan diterima oleh Ditreskrimsus, Subdid II Cyber Crime Polda Aceh.

foto screenshot fb

Akun Facebook Woe Siat dilaporkan karena telah mencemarkan nama baik ulama Karismatik Aceh Abu Tumin Pimpinan Dayah Al-Madinatuddiniyah Babussalam, Blang Bladeh, di media sosial Facebook dengan menuliskan kata, “nyoekeuh ureung tuha nyo yg cot that bk kumpaye si wandy. Sang2 ken keuramat that… padahai pancuri yg geu dukung. Alah hy euuk,” tulisnya.

Ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap Abu Tumin tersebut dibagikan ke dalam grup Facebook Anak Rantau Acheh Malaysia (GARAM), pada beberapa waktu lalu.

Sekjend RTA Aceh Tgk Marbawi Yusuf menyampaikan, sebenarnya perilaku tidak baik mencemarkan nama baik terhadap ulama Aceh bukanlah yang pertama. Namun, sebelumnya juga telah ada beberapa akun Facebook yang juga telah melakukan pencemaran nama baik ulama dan ujaran kebenciaan.

Pelaporan ini kami lakukan agar dapat memberikan efek jera kepada pelaku ujaran kebencian dan pencemaran nama baik, dan juga kepada yang lain agar dapat menjadi pelajaran supaya kedepannya tidak terulang lagi perilaku seperti ini,” kata Tgk Marbawi saat diwawancari di Mapolda Aceh, Sabtu (7/7/2018).

Baca Juga:  BKN: ASN Melanggar Kedisiplinan Jika Menyebarluaskan Berita Palsu

Sementara itu, Tgk Fauzal Fikra selaku alumni dayah Babussalam Blang Bladeh mengatakan, pelaporan ini sebagai wujud kesigapan santri Aceh dalam mengawal para ulama di Aceh terhadap hinaan, dan pencemaran nama baik dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Ini bentuk kepedulian kami selaku para santri dan alumni dalam menjaga marwah orang tua kami para ulama, dan pelaporan ini agar kedepannya tidak ada lagi pihak-pihak yang mencemarkan nama baik ulama Aceh,” katanya.

Koordinator Perkumpulan ormas Santri Aceh, Tgk Muslem Hamdani kepada awak media mengatakan, kasus pencemaran nama baik terhadap ulama Aceh ini bukanlah yang pertama, jauh sebelumnya pihaknya juga telah banyak menemukan ujaran kebencian terhadap ulama, santri dan dayah Aceh.

Namun lanjutnya, beberapa temuan kasus yang lalu dianggap sebagai kekhilafan dan kesalahpamaham masyarakat dalam bermedia sosial. Belakangan, pihaknya kembali menemukan kasus ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terhadap ulama kharismatik Aceh (Abu Tumin-red), dan pihaknya memutuskan untuk melaporkan temuan tersebut ke pihak berwajib Polda Aceh,

Kedepannya kami perkumpulan santri dayah Aceh juga akan membuat Tim Cyber Santri Aceh, guna meng-counter isu-isu dan pencemaran nama baik terhadap ulama, santri dan dayah Aceh,” pungkasnya. []

  • 316
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved