Basri Meninggal dalam Tahanan, TPM Minta Ustadz Abu Bakar Baasyir Dirumahkan

Koordinator TPM, Achmad Michdan

Jakarta, Mercinews.com – Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Achmad Midan menyoroti penanganan kesehatan di LP Pasir Putih, Nusakambangan. Ia mengungkapkan bahwa fasilitas kesehatan di LP tersebut tidak memadai.

“Fasilitas kesehatan sangat jauh dari memadai. Sampai saat ini tidak mempunyai fasilitas untuk pertolongan pertama bagi orang sakit,” katanya, Senin (9/7).

Baca Juga:  Achmad Michdan: Prosedur Pemeriksaan Makanan Sering Dikeluhkan Napi Teroris

Pasca meninggalnya Ustadz Muhammad Basri, TPM meminta agar Ustadz Abu Bakar Baasyir dijadikan tahanan rumah. Sebab, Ustadz Abu sudah berusia lanjut dan kerap mengalami sakit.

Baca Juga:  Saat Ditanya Tentang Teror Bom di Surabaya, Ini Tanggapan Abu Bakar Baasyir

Kalau terhadap Ustadz Abu, alhamdulillah dia mendapat kesempatan rujukan. Pada waktu itulah kami minta kebijakan supaya dia mendapat penahanan di luar,” ucap Achmad Midan.

“Setelah kami minta kebijakan itu, sekarang kami dalam proses menunggu,” tukasnya.

Baca Juga:  Lagi, Abu Bakar Ba'asyir Dibawa ke RSCM Salemba Jakarta Pusat,

Sebagaimana diketahui, narapidana terorisme, Muhammad Basri meninggal dunia karena sesak nafas saat menjalani proses pidana di Lapas Pasir Putih, Nusakambangan. Menurut Michdan, Basri tidak pernah mengeluhkan sesak nafas sebelumnya.

SUMBER © NUSANEWS.ID

  • 55
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved