Diduga Pungli, Kepsek SMA I Trumon Tengah Aceh Selatan Berurusan dengan Polisi

Tapaktuan, Mercinews.comPolisi memeriksa Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, berinisial MY. Pemeriksaan dilakukan atas dugaan pungli terhadap siswa di sekolah itu yang menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

Wakapolres Aceh Selatan Kompol Iskandar yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (10/7/2018) mengatakan, pemeriksaan terhadap MY berawal dari peristiwa yang terjadi pada Selasa (3/7/2018) lalu. Saat itu, katanya, ada sebanyak 37 siswa SMAN 1 Kecamatan Trumon Tengah, mencairkan dana PIP di bank. MY langsung mendampingi siswa-siswanya itu.

Baca Juga:  Sejumlah Pejabat Dinas Pendidikan Aceh Barat Terjaring OTT

“Per siswa mendapatkan bantuan sebanyak Rp 1 juta. Namun setelah uang itu ditarik oleh para siswa dari rekeningnya masing-masing, MY memanggil dua siswa, satu laki dan satu perempuan. Lantas menyuruh untuk mengumpulkan uang senilai Rp 333.000 ribu per siswa,” kata Iskandar pada wartawan di ruangannya.

Saat proses pengumpulan uang tersebut, kata Iskandar, ada personil Polres Aceh Selatan yang melihatnya. Personil polisi itu kemudian mendapat penjelasan dari para siswa ihwal pungutan tersebut.

Baca Juga:  Harga Daging Meugang di Aceh Selatan Tembus Rp200.000/Kg

Atas dasar itu, anggota polisi melapor ke atasannya dan ditindaklanjuti dengan menurunkan anggota Polres Aceh Selatan.

“Oknum kepsek dibawa ke Mapolres Aceh Selatan bersama 37 siswa untuk diminta keterangan,” kata Iskandar.

Pengakuan MY, kata Iskandar, uang tersebut digunakan untuk pembayaran uang komite sekolah dan ongkos mobil yang disewa untuk angkutan siswa dari Trumon ke Tapaktuan.

Sejumlah siswa penerima PIP yang dimintai keterangan juga mengakui ada pemotongan untuk membayar uang komite tersebut.

Baca Juga:  Tarif Parkir di PKA 7 Selangit, Dishub Banda Aceh: Itu Pungli!

Saat ini, Polisi masih terus menyelidiki kasus ini. “Adapun barang bukti yang diamankan, uang hasil pungutan sebanyak Rp 12.980.000, dan absen siswa yang sudah mengumpulkan uang tersebut yang ditulis oleh dua orang siswa dan slip penarikan BNI,” ungkapnya.

“Untuk sementara, pihak kita masih melakukan penyelidikian lebih lanjut untuk mendalami kasus ini.[] Beritakini.co

  • 149
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved