Netanyahu Kembali Diperiksa Polisi Israel atas Tuduhan Korupsi

Tel Aviv, Mercinews.comPolisi Israel dilaporkan kembali menginterogasi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu atas tuduhan korupsi. Ini adalah pemeriksaan kesepuluh dalam kurun waktu satu tahun terakhir yang dilakukan polisi Israel terhadap Netanyahu.

Penyidik ​​menginterogasi Netanyahu di rumahnya, di Yerusalem Barat atas kecurigaan bahwa ia memberikan bantuan kepada perusahaan telekomunikasi Israel, Bezeq Telecom sebagai imbalan atas liputan berita yang menguntungkan.

Baca Juga:  Serangan di Suriah Membunuh Puluhan Prajurit, Israel Dicurigai

Melansir Anadolu Agency pada Selasa (10/7), penyelidikan terkait dengan kecurigaan bahwa Netanyahu, ketika menjabat sebagai Menteri Komunikasi, membuat keputusan yang menguntungkan Bezeq Telecom dalam pertukaran liputan positif di situs berita perusahaan.

Netanyahu telah menjadi subyek investigasi setidaknya untuk beberapa kasus korupsi lainnya. Namun, ia telah berulang kali membantah melakukan kesalahan.

Baca Juga:  Pasukan Suriah Bombardir Basis ISIS di Dekat Perbatasan Israel

Pada bulan Februari, polisi Israel merekomendasikan Netanyahu untuk didakwa atas dugaan korupsi, mengatakan saat ini ada bukti yang cukup untuk secara resmi mendakwanya dalam dua kasus korupsi terpisah.

Kasus pertama melibatkan produser Israel, Arnon Milchan, yang diduga diminta untuk membeli barang-barang mewah untuk Netanyahu dan istrinya. Yang kedua berkaitan dengan dugaan kesepakatan, sekali lagi untuk liputan media yang baik, dengan Arnon Mozes, penerbit harian berbahasa Ibrani Yedioth Ahronoth.

Baca Juga:  Palestina Desak ICC Selidiki Pembantaian Gaza, Israel Murka

Jaksa Agung Israel, Avichai Mandelblit belum memutuskan apakah akan mengajukan tuntutan terhadap Netanyahu atau tidak.[] Sindonews

  • 34
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved