Mantan Bendahara Puskesmas Mengaku Gunakan Dana JKN untuk Judi Online

Lhokseumawe,, Mercinews.com – AZ (36) ) mantan Bendahara Puskesmas Blang Cut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe yang terlibat kasus penggelapan uang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) senilai Rp 191.000.000, ternyata menggunakan sebagian besar uang tersebut untuk judi online.

“Setelah pelaku kita tetapkan sebagai tersangka dan diboyong ke Mapolres Lhokseumawe guna pemerikasaan lanjutan. Tersangka mengaku kalau sebagian besar uang JKN yang digelapkan tersebut dipakai untuk bermain judi online, selebihnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu, Rabu (11/7).

Baca Juga:  Penggelapan Dana JKN, Mantan Bendahara Puskesmas Blang Cut Ditangkap

Budi menambahkan, menurut pengakuan tersangka, dirinya kecanduan judi online sejak setahun terakhir. Namun pihaknya akan terus menelusuri apakah ada keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

“Terus kita telusuri, apakah ada pihak lain yang ikut menikmati aliran dana tersebut,” pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe menangkap AZ (36) mantan Bendahara Puskesmas Blang Cut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Senin (9/7). Penangkapan itu dilakukan sekitar pukul 10.30 WIB di Puskesmas setempat.

Baca Juga:  Bocah SD Baru Sunat Buat Siswi SMP Hamil 6 Bulan, di Tulungagung

Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lhokseumawe tersebut terlibat kasus penggelapan uang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) senilai Rp 191.000.000 yang diperuntukkan untuk jasa medis selama empat bulan terhitung Desember 2017 hingga Maret 2018.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, setelah dilakukan serangkaian proses pemeriksaan saksi-saksi, pihaknya menetapkan AZ tersebut sebagai tersangka. AZ ditangkap dengan cara dijemput langsung ke Puskesmas Blang Cut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Baca Juga:  Gelapkan Dana JKN, Mantan Bendahara Puskesmas Blang Cut Dipolisikan

“Sebelumnya, kita telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, penyitaaan alat bukti berupa 5 lembar dari Bank BNI Lhokseumawe dan telah terpenuhinya dua alat bukti, serta adanya hasil uji tanda tangan dari laboratorium forensik cabang Medan,” katanya kepada ajnn.net,

  • 2K
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved