Alfian MaTA: Kejati Perlu Minta Supervisi KPK Terkait Kasus Rp650 Miliar Untuk eks GAM

Banda Aceh, Mercinews.com – Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) menilai Kejati Aceh perlu meminta supervisi KPK terhadap kasus pengelolaan anggaran untuk eks kombatan senilai Rp650 miliar yang saat ini masih full paket.

“Supervisi ini dengan tujuan adanya kepastian hukum oleh KPK, sehingga kasus tersebut dapat titik terang,” ungkap Koordinator Badan Pekerja MaTA, Alfian, kepada Beritakini Rabu (11/7/2018).

Baca Juga:  MaTA: Dari 29 Anggota DPRA, 9 Terlibat Begal Dana Beasiswa 2017

Dia mengungkapkan alasan MaTA menganjurkan Kejati meminta supervisi KPK terkait kasus tersebut.

Pertama, kata Alfian, uang sebesar Rp650 miliar dikelola oleh 11 SKPA dan menyebar hampir di seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Alasan lainnya karena Kejati selama ini mengalami kendala yang serius dalam pengungkapan pengelolaan tersebut, sehingga penting untuk menggandeng KPK.

Baca Juga:  Apa Karya Siap Jadi Saksi Jika Diminta KPK, Terkait Kasus Rp650 Miliar

“Ini menjadi momentum, dimana KPK lagi bersih-bersih Aceh,” ungkap Alfian.

Di sisi lain, kata Alfian, publik Aceh juga sudah lama bertanya-tanya bagaimana kepastian hukum terhadap pengelolaan keuangan Rp650 miliar tersebut.

Baca Juga:  Empat Ruang Kantor Kemenag Aceh Disegel Kejati Aceh

“Jadi kami merasa Kejati Aceh untuk dapat menjadi perhatian dalam mememinta supervisi ke KPK. MaTA sendiri juga telah meminta kepada KPK untuk bisa melakukan audit investigasi terhadap dana otsus sejak 2008 sampai semester pertama di 2018,” kata Alfian.[] Beritakini

  • 314
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Kategori

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved