NasDem ‘Angkat Topi’ untuk Ahok yang Tak Ambil Bebas Bersyarat

Jakarta, Mercinews.com – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok disebut tak menerima hak bebas bersyarat, dan lebih memilih menunggu waktu pembebasan murninya. Ahok mendapat apresiasi dari NasDem, partai yang mendukungnya pada Pilgub DKI 2017 lalu.

“NasDem DKI memandang sikap Pak Ahok adalah hak pribadi beliau untuk menerima atau menolak pembebasan bersyarat tersebut,” ujar Sekretaris DPW NasDem DKI, Wibi Andrino kepada detikcom, Rabu (11/7/2018).

Wibi meminta publik menggarisbawahi sikap Ahok yang tak mau masalah pembebasannya dari penjara dijadikan polemik. Dia menilai, Ahok ingin menghindari adanya kontroversi

Baca juga:  Putra Asli Air sialang siap bertarung di Pileg Aceh Selatan

“Beliau lebih baik menerima hukuman secara penuh dan menjalani hukumannya dibanding harus mengorbankan masyarakat yang terpolarisasi dalam kasus beliau,” sebut Wibi.

NasDem DKI memberikan apresiasi akan sikap Ahok itu. Wibi bahkan memberikan penghormatan tersendiri untuk eks Gubernur DKI itu.

“Tentunya ini merupakan sikap yang tidak sembarang orang bisa melakukan. Saya secara pribadi angkat topi kepada beliau,” tuturnya,

Baca juga:  Elite Nasdem Anggap Ma'ruf Amin Bukan Negarawan

Sebelumnya diberitakan, Ahok bisa mendapatkan pembebasan bersyarat pada Agustus nanti. Namun Ahok disebut ingin menjalani hukumannya sampai tuntas.

“Beliau sebenarnya bisa PB (pembebasan bersyarat) pada bulan Agustus. Namun sampai saat ini sepertinya beliau ingin bebas murni,” kata Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami kepada detikcom, Rabu (11/7).

Ahok divonis pada 9 Mei 2017 dengan hukuman 2 tahun penjara. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan penodaan agama atas pernyataan soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

Baca juga:  Ahok Sudah Jadi Kader PDIP sejak 26 Januari 2019

Setahun kemudian Ahok mengajukan peninjauan kembali (PK). Namun PK Ahok dengan nomor perkara Nomor 11 PK/PID/2018 ditolak pada Senin, 26 Maret 2018. Tiga hakim, yakni hakim Artidjo Alkostar, Salman Lurhan, dan Margiatmo, bulat menolak PK Ahok tersebut. (detikcom)

  • 27
    Shares

Berikan Komentar

Berikan Komentar Anda Disini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Ikuti Facebook

Copyright © 2019 Mercinews.com. All Rights Reserved