KPK Periksa Enam Saksi dari Swasta di Polda Aceh



Banda Aceh, Mercinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemeriksaan terhadap dugaan suap yang menjerat Gubernur Aceh non aktif Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah non aktif Ahmadi.

Sebelumnya, KPK juga sudah melakukan penggeledahan dibeberapa tempat baik di Banda Aceh maupun di Bener Meriah. KPK juga sudah menyurati 15 saksi serta empat saksi juga dicekal ke luar negeri oleh lembaga antirasuah itu.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan sebagai rangkaian dari penyidikan dugaan suap terhadap Irwandi Yusuf, hari ini diagendakan pemeriksaan enam saksi dari unsur swasta.

“Pemeriksaan akan dilakukan di Polda Aceh,” kata Febri Diansyah.Kamis (12/7).

Untuk itu, ia ingatkan sekali lagi agar saksi jujur memberikan keterangan. Agar kebenaran terungkap dalam kasus ini.

“Sikap koperatif terhadap proses hukum tentu akan dihargai,” kata Febri.

Sebelumnya, Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Askhalani meminta kepada seluruh saksi yang dipanggil untuk kooperatif atau bisa bekerja sama untuk membongkar dugaan suap atas pengerjaan proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) 2018.

Selain itu, Askhal juga meminta kepada saksi untuk hadir terkait pemanggilan KPK tersebut. Ia juga meminta kepada saksi untuk bisa memberi keterangan secara jujurnya.

“Kami harap saksi jujur dan koorperatif dengan pihak penyidik KPK,” kata Askhalani, Rabu (11/7).

Menurut Askhalani saksi yang koorperatif sangat penting dalam mempercepat proses hukum yang sedang ditangani oleh KPK.

Baca Juga:  Temui Sekjen PDIP, Darwati A Gani Curhat Soal OTT Irwandi Yusuf

“Saksi terbuka dan jujur dengan penyidik, karena itu sangat penting,” ujarnya.[]

  • 59
    Shares
Berikan Komentar

Mercinews.com - Situs Media Online berita terbaru hari ini, memberikan akses informasi secara mudah, cepat, akurat, dan berkualitas kepada masyarakat luas.

Copyright © 2018 Mercinews.com. All Rights Reserved